Kamis, Mei 28, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Warga Tunggu Keputusan Gubernur tentang Tambang Galian C di Koto Rawang Pesisir Selatan

Holy Adib
Senin, 25 Agustus 2025 21:31
in Kabar Sumbar
Perwakilan warga Nagari Koto Rawang dan Nagari Salido Saribulan, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, melaporkan aktivitas tambang galian C di sungai Bukit Lala, Koto Rawang, yang dilakukan PT Tigo Padusi Nusantara kepada gubernur di gubernuran, Padang, pada Selasa (5/8) pagi. Foto: IST

Perwakilan warga Nagari Koto Rawang dan Nagari Salido Saribulan, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, melaporkan aktivitas tambang galian C di sungai Bukit Lala, Koto Rawang, yang dilakukan PT Tigo Padusi Nusantara kepada gubernur di gubernuran, Padang, pada Selasa (5/8) pagi. Foto: IST


Kabarminang — Perwakilan warga Nagari Koto Rawang dan Nagari Salido Saribulan, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, melaporkan aktivitas tambang galian C di sungai di Bukit Lala, Koto Rawang, yang dilakukan PT Tigo Padusi Nusantara kepada gubernur di gubernuran, Padang, pada Selasa (5/8) pagi. Kini mereka menunggu keputusan Gubernur Sumbar tentang kelanjutan tambang galian C tersebut.

Amrizal Panungkek Datuak Rajo Sampono, salah satu perwakilan warga yang melapor tersebut, mengatakan bahwa dampak dari aktivitas galian C di sungai Batang Salido Saribulan di Koto Rawang ialah rusaknya sawah di Koto Rawang. Ia menyebut bahwa banyak sawah produktif di Koto Rawang yang tidak bisa berproduksi sebagai dampak penambangan itu.

“Dulu tahun 1996 saya bersawah di Koto Rawang bisa menghasilkan 60 sampai 64 karung sekali panen dari satu hektare sawah. Kini sawah di sana tidak bisa berproduksi lagi karena kering sebab penambangan galian C sangat dekat dengan sawah warga,” ujar Wali Nagari Salido Saribulan itu kepada Kabarminang.com pada Senin (25/8).

Selain itu, kata Amrizal, penambangan galian C di sungai itu terlalu dekat dengan rumah-rumah warga. Karena itu, katanya, warga khawatir rumah mereka terban lantaran tidak ada pohon penahan tebing di kedua sisi sungai, yang runtuh sejak ada penambangan galian C di sungai itu.

Dampak lainnya, kata Amrizal, banyak lubang di sepanjang jalan yang dilalui truk-truk pengangkut material galian C, dari tempat penambangan sampai ke Simpang Bungo Pasang. Jalan berlubang itu, katanya, becek jika hujan turun sehingga mengganggu kenyamanan anak sekolah dan warga yang melewatinya.

“Perusahaan juga mengangkut batu-batu besar dari dasar sungai. Seharusnya batu-batu besar itu tidak diangkut karena berfungsi sebagai penahan air jika datang air besar. Perusahaan seharusnya menata batu-batu besar itu di pinggir sungai sebagai penahan tebing. Itu baru bagus untuk normalisasi sungai,” tuturnya.

Sehubungan dengan pihak yang mempersolkan dirinya mendampingi warga melapor kepada gubernur, sementara ia Wali Nagari Salido Saribulan, sedangkan tambang galian C berada di Koto Rawang, Amrizal mengatakan bahwa ia melakukan hal itu sebagai tokoh adat, yaitu Panungkek Datuak Rajo Sampono, bukan sebagai wali nagari.

“Sebagian besar sawah yang terdampak galian C di Koto Rawang itu sawah milik warga Salido Saribulan. Banyak anak kemenakan saya di Koto Rawang yang mengadu kepada saya. Karena itu, saya mendampingi warga untuk melapor ke gubernur. Kami ingin gubernur meninjau ulang izin tambang tersebut dan meminta perusahaan untuk berhenti menambang selamanya. Warga sudah empat kali mendemo perusahaan untuk berhenti menambang, tetapi selama ini berhentinya hanya sebentar, lalu menambang lagi,” tutur Amrizal.


halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Koto Rawang Pesisir SelatanPesisir Selatantambang galian C di Koto Rawang Pesisir Selatan

Berita Terkait

Mahyeldi Dukung Pelaporan Abu Janda Usai Pernyataan “Barbar” soal Sumbar

Mahyeldi Dukung Pelaporan Abu Janda Usai Pernyataan “Barbar” soal Sumbar

27 Mei 2026
3.665 Siswa SD dan SMP di Padang Pariaman Terima Beasiswa Program Padang Pariaman Cerdas

Enam Sapi Kurban Disalurkan Pemkab Padang Pariaman pada Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026
Lima Anak Binaan di Pariaman Sukses Jadi Bintara TNI, Satu Masuk Kopassus

Lima Anak Binaan di Pariaman Sukses Jadi Bintara TNI, Satu Masuk Kopassus

27 Mei 2026
Kisah Si Bruno, Sapi 1,27 Ton Asal Agam Terpilih Jadi Hewan Kurban Prabowo

Kisah Si Bruno, Sapi 1,27 Ton Asal Agam Terpilih Jadi Hewan Kurban Prabowo

27 Mei 2026
Pemkab Padang Pariaman Siapkan SPMB 2026/2027 Berintegritas, Wabup Tegaskan Larangan Titipan dan Pungli

Pemkab Padang Pariaman Luncurkan SIPENA BARU, Pendaftaran SPMB SMP Kini Serba Digital

27 Mei 2026
Gedung DPRD Padang Pariaman Terbengkalai, Bupati JKA Turun Tangan Cari Pendanaan

Gedung DPRD Padang Pariaman Terbengkalai, Bupati JKA Turun Tangan Cari Pendanaan

27 Mei 2026
Next Post
Warga Pesisir Selatan Temukan Mayat Lansia di Kebun Jengkol

Warga Pesisir Selatan Temukan Mayat Lansia di Kebun Jengkol

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Tiga Pasang Remaja di Sawahlunto Diduga Berbuat Mesum, Begini Penjelasan Polisi

Tiga Pasang Remaja di Sawahlunto Diduga Berbuat Mesum, Begini Penjelasan Polisi

24 Mei 2026

Video Dugaan Pemukulan Sekdes di Pariaman Viral, Anggota Satpol PP Dilaporkan ke Polisi

Video Dugaan Pemukulan Sekdes di Pariaman Viral, Anggota Satpol PP Dilaporkan ke Polisi

22 Mei 2026

Mobil Asal Sawahlunto Berisi 6 Orang Masuk Sungai di Sijunjung, Sopir Tewas

Mobil Asal Sawahlunto Berisi 6 Orang Masuk Sungai di Sijunjung, Sopir Tewas

25 Mei 2026

3 Remaja Diduga Keracunan Asap Genset di Tanah Datar saat Lampu Mati Massal, 2 Tewas

3 Remaja Diduga Keracunan Asap Genset di Tanah Datar saat Lampu Mati Massal, 2 Tewas

23 Mei 2026

Ibu dan Anak Tewas Akibat Tabrakan Motor di Agam

Ibu dan Anak Tewas Akibat Tabrakan Motor di Agam

24 Mei 2026

Mobil Asal Sawahlunto Berisi 6 Orang Masuk Sungai di Sijunjung, Sopir Tewas

Polisi Ungkap Penyebab Mobil Masuk Jurang di Sijunjung yang Tewaskan Sopir

25 Mei 2026

Api Lilin Sambar Minyak Tanah, Sebuah Rumah di Padang Hangus Terbakar

Api Lilin Sambar Minyak Tanah, Sebuah Rumah di Padang Hangus Terbakar

23 Mei 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.