“Saya sudah hubungi sopir ambulans dan hasilnya memang tidak ada pihak keluarga atau masyarakat yang melapor untuk memakai ambulans saat kejadian itu. Padahal ambulans gratis itu selalu standby di Puskesmas,” kata Tussilowati.
Ia mengaku terkejut dengan narasi yang berkembang di media sosial karena dinilai menyudutkan pelayanan publik yang selama ini berjalan maksimal. Setelah melakukan pengecekan internal, ia memastikan tidak ada kendala dalam pelayanan ambulans di wilayah tersebut.
“Tadi saya juga langsung hubungi Pak Wali karena kaget lihat berita ini. Jangankan di Pintu Padang, di jorong yang paling jauh dengan kondisi jalan yang tidak bagus pun kami tetap jalankan program unggulan ini sesuai ketentuan yang ada,” jelas Tussilowati.
Menurut Tussilowati, layanan ambulans gratis dapat diakses seluruh masyarakat selama ada laporan atau permintaan resmi kepada petugas maupun sopir ambulans.
“Petugas kami selalu siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi medis maupun jenazah. Asalkan ada laporan yang masuk ke saya atau langsung ke driver-nya, armada pasti segera kami berangkatkan,” pungkasnya.
















