Kabarminang — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (8–10/5/2026).
Kegiatan ini menjadi forum penting bagi jajaran pimpinan universitas dalam memperkuat koordinasi, mengevaluasi pelaksanaan program, serta merumuskan arah pengembangan institusi ke depan.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, menegaskan bahwa rapat kerja tidak hanya dipandang sebagai agenda rutin tahunan, tetapi merupakan momentum strategis untuk meninjau kembali arah kebijakan universitas.
“Pelaksanaan raker tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda rutin tahunan semata. Kegiatan ini merupakan momentum strategis bagi seluruh unsur pimpinan dan unit kerja untuk membaca kembali arah kebijakan, memilah prioritas program, serta memperkuat langkah pengembangan institusi ke depan,” ujar Martin.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk aktif memberikan masukan dan gagasan guna mendukung efektivitas program-program universitas.
Selain itu, Martin berharap seluruh target dalam Rencana Strategis (Renstra) universitas dapat tercapai dengan baik di bawah koordinasi Ketua Tim Renstra, Yulia.
Menurutnya, Rapat Kerja 2026 juga menjadi ruang evaluasi untuk mengukur kesiapan UIN Imam Bonjol Padang sebagai salah satu perguruan tinggi Islam tertua di Sumatera dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi saat ini.
“Melalui rapat ini, seluruh peserta diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang ringkas, tajam, terukur, dan dapat segera dieksekusi guna mendukung percepatan pengembangan UIN Imam Bonjol Padang sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Raker, M. Nur, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan evaluasi program kerja untuk memperkuat tata kelola kelembagaan serta menyusun langkah strategis pengembangan institusi.
Selama pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda mulai dari pemaparan materi, diskusi, evaluasi program, hingga penyusunan rekomendasi kerja.
Ia menambahkan bahwa Rapat Kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarunit kerja serta meningkatkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan tinggi.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kantor Regional XII BKN Pekanbaru, serta Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU Kementerian Keuangan.
















