Sekolah Sebut Belum Ada Laporan Polisi
Siptah juga mengatakan hingga saat ini keluarga NH belum melaporkan dugaan perundungan tersebut kepada kepolisian.
Menurutnya, dugaan perundungan yang disampaikan keluarga sejauh ini masih berdasarkan keterangan korban kepada orang tuanya.
Ia juga menyebut adanya memar di bagian pinggang korban. Namun, menurutnya, pihak sekolah belum menerima surat keterangan medis dari rumah sakit terkait kondisi tersebut.
Selain itu, ia mengatakan keluarga korban belum bersedia melakukan visum dan belum membuat laporan resmi ke kepolisian.
Dinas Pendidikan Sudah Datangi Sekolah
Sementara itu, Siptah mengatakan Dinas Pendidikan Kota Padang telah mendatangi sekolah untuk meminta klarifikasi terkait informasi yang beredar.
Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah memberikan penjelasan mengenai berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Siptah mengaku sempat meminta saran kepada Dinas Pendidikan terkait kemungkinan melaporkan persoalan tersebut ke kepolisian guna menjaga keamanan sekolah sekaligus memulihkan nama baik sekolah.
Namun, menurutnya, Dinas Pendidikan menyarankan agar sekolah menunggu langkah dari pihak keluarga korban terlebih dahulu.
“Karena dari pihak dinas memberikan saran seperti itu, kita mengikuti,” katanya.
Siptah menegaskan siap memberikan keterangan apabila nantinya dipanggil oleh kepolisian.
“Namun jika sudah dilaporkan oleh orang tua NH dan saya dipanggil untuk memberikan keterangan, saya bakal hadir untuk memberi keterangan,” ujarnya.
Sebelumnya, ayah korban, Wahid Al Amin (41), menduga putrinya meninggal dunia akibat dugaan perundungan yang dialami di sekolah. Menurutnya, korban sempat mengeluhkan sakit di bagian pinggang setelah diduga didorong oleh dua teman sekelasnya.
Wahid mengatakan kondisi putrinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia saat tiba di gerbang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit BMC Padang pada Kamis (23/7/2026). Ia juga menyebut pihak rumah sakit menyampaikan adanya retakan pada tulang pinggang korban, meski tidak ditemukan luka memar lain di tubuh korban.














