Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antar pengurus di semua tingkatan serta menghilangkan sekat perbedaan di internal partai.
“Kepada semua Ketua DPD PAN se-Sumatera Barat, mari kita bekerja sama. Tidak ada perbedaan di antara kita. Hari ini kita buktikan kebersamaan itu bersama seluruh kader,” tutur Indra.
Perihal Sekretaris DPW PAN Sumbar, Indra mengatakan bahwa Muhayatul kembali menjadi sekretaris setelah menjadi Ketua DPD PAN Pesisir Selatan. Saat ditanya siapa pengganti Muhayatul di Pesisir Selatan, Indra mengatakan bahwa orangnya sudah ada, tetapi belum diumumkan kepada publik.
Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain Wakil Ketua Umum DPP PAN, Eddy Soeparno; Sekjen DPP PAN, Eko Patrio; Ketua MPP PAN, Hatta Rajasa; serta sejumlah kader PAN, seperti Uya Kuya, Pasha Ungu, dan Verrell Bramasta. Kegiatan itu juga dihadiri Anggota DPR dapil Sumbar, Athari Gauthi Ardi; Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy; dan Ketua DPW NasDem Sumbar, Fadly Amran.
Sebelumnya, Anggota DPR Komisi XIII dapil Sumbar, Arisal Aziz, mundur sebagai Ketua DPW PAN Sumbar. Ia menyampaikan pengunduran dirinya tersebut melalui surat tertanggal 9 Juni 2026 kepada Zulkifli Hasan.
Dalam surat itu Arisal Aziz atau yang akrab dipanggil “Josal” menyatakan bahwa ia mengundurkan sebagai Ketua DPW PAN Sumbar periode 2024–2029.
“Pengunduran diri ini saya lakukan karena usulan 19 calon ketua/sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN yang saya ajukan sama sekali tidak diakomodir atau tidak disetujui oleh DPP PAN,” ujar Josal dalam surat itu.
Di bagian akhir surat Arisal menyatakan bahwa ia membuat pernyataan dalam surat pengunduran diri itu dengan sebenarnya dan dalam keadaan sadar.
Sebelumnya, Arisal Aziz ditunjuk pada Jumat (23/5/2025) Zulkifli Hasan sebagai Ketua DPW PAN Sumbar. Keputusan itu diumumkan dalam pertemuan internal PAN yang dihadiri seluruh DPW se-Indonesia di Jakarta pada hari itu.
















