Sumbarkita – Seorang penambang dilaporkan tewas setelah tertimpa pohon tumbang di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Bukik Malintang, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban diketahui bernama Wadi (50), warga Bukit Talang, Jorong Baru Badindiang, Nagari Limo Koto. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertimpa batang pohon besar yang roboh secara tiba-tiba.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat sejumlah pekerja tengah beristirahat di sebuah pondok darurat yang berada di depan lubang tambang. Tanpa tanda-tanda sebelumnya, pohon besar di lereng bukit mendadak tumbang dan menghantam atap pondok tempat para penambang berteduh.
Wadi tidak sempat menyelamatkan diri dan mengalami luka parah akibat tertindih batang pohon. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, mengingat ia merupakan tulang punggung keluarga.
Selain korban jiwa, dua penambang lainnya mengalami luka serius. Saum (32), warga Bukit Talang, dan Kiki (35), warga Padang Laweh, segera dievakuasi oleh rekan sesama penambang dan warga sekitar ke Puskesmas Bonjol untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Sumbarkita telah berupaya mengonfirmasi ke pihak terkait, tapi belum ada tanggapan.














