Kabarminang — Kakek bernama Azrai (78) terjatuh dari pohon jengkol di kebunnya di Kampung Rawa Gemulau, Nagari Simpang Lama, Kecamatan Pancung Soal, Pesisir Selatan, pada Senin (25/8) sekitar pukul 18.30 WIB. Akibatnya, pria lanjut usia (lansia) itu tewas.
Informasi itu disampaikan oleh Kepala Polsek Pancung Soal, Iptu Hendra. Ia mengatakan bahwa Azrai merupakan petani, warga Nagari Kudo-kudo Inderapura, Pancung Soal. Ia menyebut bahwa mayat itu ditemukan dalam posisi telentang oleh kemenakan Azrei, Anto (44), petani, warga Nagari Koto Pandan Inderapura Timur, Kecamatan Airpura.
Hendra menceritakan bahwa awalnya Anto mendapatkan panggilan telepon dari warga di dekat kebun jengkol milik Azrei, yang mengatakan kepada Anto bahwa motor Azrei masih terparkir di dekat rumah warga itu. Warga itu mengetahui bahwa Anto biasanya tidak pernah pulang lewat magrib.
Setelah mendapatkan telepon dari warga itu, Anton pergi mencari mamaknya (paman) tersebut ke kebun jengkol. Sesampainya di sana, Anto melihat Azrei tergeletak di bawah pohon jengkol. Ia menduga korban jatuh dari pohon jengkol.
“Setelah memeriksa keadaan korban, Anto mengetahui bahwa korban sudah meninggal dunia. Setelah itu, Anto membawa korban ke Pusekemas Sancung Soal. Setelah korban diperiksa, petugas puskesmas menyatakan bahwa korban tidak bernyawa lagi. Atas kejadian tersebut, keluarganya langsung membawa Azrai ke rumah duka,” tutur Hendra.
Hendra menambahkan bahwa berdasarkan pemeriksaan luar terhadap tubuh Azrai, dokter puskesmas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh Azrai.
Dari foto dan video yang dirimkan Hendra kepada Kabarminang.com terlihat bahwa pria lansia itu mengenakan baju kemeja dan celana pendek setinggi lutut terlentang. Keluarganya menangis histeris ketika mayat pria itu ditemukan.