Selasa, Juni 9, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Rupiah Terus Melemah, Pakar Unand Sebut Eksportir Karet Untung, Importir Kedelai Tertekan

Mengki Kurniawan
Selasa, 9 Juni 2026 07:07
in Ekonomi & Bisnis
Foto: Ilustrasi AI

Foto: Ilustrasi AI


“Pemerintah perlu membaca pelemahan rupiah ini sebagai persoalan distribusi. Ada pihak yang menikmati kenaikan penerimaan, namun ada kelompok lain yang menanggung lonjakan biaya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kenaikan harga karet saat ini dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yakni harga komoditas global dalam dolar AS, pelemahan rupiah, serta gangguan pasokan di pasar.

Menurutnya, kenaikan harga akan semakin tajam ketika permintaan global meningkat di tengah keterbatasan stok.

“Ketika dolar menguat dan rupiah melemah, harga komoditas ekspor otomatis naik. Kenaikan harga menjadi lebih tajam jika permintaan global membaik di saat stok pasar menipis,” katanya.

Meski demikian, Syafruddin mengingatkan bahwa keuntungan dari kenaikan harga karet tidak otomatis dirasakan secara merata oleh petani. Keuntungan terbesar umumnya lebih cepat dinikmati oleh eksportir, pedagang besar, dan perusahaan pengolah yang memiliki akses langsung ke pasar internasional.

“Pihak yang paling cepat menikmati keuntungan kurs ini adalah eksportir, pedagang besar, serta perusahaan pengolah yang memiliki akses langsung ke pasar internasional,” tuturnya.

Ia juga menyoroti masih lemahnya posisi tawar petani karet dalam rantai tata niaga. Panjangnya jalur distribusi, rendahnya kualitas bahan olah karet (bokar), serta ketergantungan pada tengkulak membuat petani hanya memperoleh sebagian kecil dari keuntungan yang tercipta.

“Petani karet baru ikut untung jika struktur pasar sehat. Kenyataannya, petani menerima bagian kecil karena rantai tata niaga panjang, kualitas bokar rendah, dan ketergantungan pada tengkulak,” jelasnya.

Selain petani, Syafruddin menyebut industri domestik yang menggunakan bahan baku karet juga berpotensi terdampak negatif akibat kenaikan harga. Kelompok masyarakat berpendapatan tetap pun dinilai rentan menghadapi penurunan daya beli akibat tekanan inflasi.

Sementara itu, pada komoditas kedelai, dampak kerugian dinilai lebih luas karena tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor. Kondisi tersebut membuat produsen tahu dan tempe menghadapi pilihan sulit untuk mempertahankan usaha mereka.

“Untuk kedelai, kerugiannya meluas. Produsen tahu dan tempe menghadapi pilihan sulit: menaikkan harga jual, mengecilkan ukuran produk, atau menekan margin keuntungan mereka,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Syafruddin mendorong pemerintah segera menyiapkan kebijakan yang mampu melindungi kelompok rentan dari dampak pelemahan rupiah, termasuk menjaga stabilitas pasokan pangan dan memastikan keuntungan dari kenaikan kurs tidak hanya dinikmati pelaku usaha besar.

“Kenaikan harga akibat pelemahan rupiah wajib diikuti kebijakan proteksi. Pemerintah harus melindungi petani kecil, menjaga pasokan pangan, dan mencegah keuntungan kurs berhenti di pedagang besar,” pungkasnya.


halaman 2 dari 2
Prev12
Tags: dolar ASEkonomi IndonesiaEksporimporInflasikaretKedelaiKurs DolarNilai Tukar Rupiahpetani karetprodusen tahu temperupiahSyafruddin KarimiUnandUniversitas Andalas

Berita Terkait

Dolar AS Bertahan di Level Rp18.167, Rupiah Belum Lepas dari Tekanan

Dolar AS Bertahan di Level Rp18.167, Rupiah Belum Lepas dari Tekanan

9 Juni 2026
Rupiah Terus Tergerus, Dolar AS Sentuh Rp18.180

Rupiah Terus Tergerus, Dolar AS Sentuh Rp18.180

8 Juni 2026
Pakar Ekonomi Unand: Pelemahan Rupiah Dipicu Tekanan Global, Bukan Kerusakan Fundamental Domestik

Pakar Ekonomi Unand: Pelemahan Rupiah Dipicu Tekanan Global, Bukan Kerusakan Fundamental Domestik

8 Juni 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp50.000 per Gram, Ini Daftar Lengkap Semua Ukuran

Harga Emas Antam 8 Juni 2026 Naik Tipis, Ini Daftar Lengkapnya

8 Juni 2026
Dolar AS Nyaris Rp18.100, Rupiah Kian Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global

Dolar AS Nyaris Rp18.100, Rupiah Kian Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global

6 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Atas Rp18.000, Google Finance Tampilkan Kurs Rp18.026

Dolar AS Masih Bertahan di Atas Rp18.000, Google Finance Tampilkan Kurs Rp18.026

5 Juni 2026
Next Post
Padang Pariaman Terapkan Pemungutan PBB-P2 Digital, Pembayaran Bisa Lewat QRIS dan Virtual Account

Padang Pariaman Terapkan Pemungutan PBB-P2 Digital, Pembayaran Bisa Lewat QRIS dan Virtual Account

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 12 April 2026: Berawan hingga Udara Kabur

12 April 2026

Dua Pengedar Narkoba di Sijunjung Ditangkap Saat Isap Sabu-Sabu

Dua Pengedar Narkoba di Sijunjung Ditangkap Saat Isap Sabu-Sabu

6 Juni 2026

Pemuda 23 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Sawit Agam

Pemuda 23 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Sawit Agam

4 Juni 2026

Demo di Polda, Mahasiswa Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Tambang Ilegal di Sumbar: Rakyat Kecil Ditangkap, Pemodal Selalu Lolos

Demo di Polda, Mahasiswa Tantang Kapolda Baru Tuntaskan Tambang Ilegal di Sumbar: Rakyat Kecil Ditangkap, Pemodal Selalu Lolos

8 Juni 2026

Pria di Pasaman Barat Curi Rp30 Juta, Pakai untuk Judi, Beli Motor, Tidur dengan Perempuan

Pria di Pasaman Barat Curi Rp30 Juta, Pakai untuk Judi, Beli Motor, Tidur dengan Perempuan

4 Juni 2026

Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Air Bangis Pasaman Barat, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Padang Pariaman

8 Juni 2026

Pelajar Perempuan di Agam Dijambret Saat Berkendara, Pelaku Dikejar hingga Tertangkap

Pelajar Perempuan di Agam Dijambret Saat Berkendara, Pelaku Dikejar hingga Tertangkap

4 Juni 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.