Kabarminang – Sebuah rumah permanen milik petani bernama Jaka Frananda (31) di Jorong Indo Baleh Timur, Nagari Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, hangus terbakar pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian ditaksir Rp1 miliar.
Kapolsek Luhak, Iptu Bambang Irawan, mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui saat pemilik rumah melihat kepulan asap hitam dari ruang tamu.
“Pada saat kejadian, di dalam rumah tersebut masih ada ibu pemilik rumah. Korban kemudian masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan ibunya. Setelah berhasil membawa ibunya keluar, api semakin membesar hingga menghanguskan bangunan rumah,” katanya kepada Sumbarkita.
Ia melanjutkan, proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran.
“Personel Polsek Luhak turut melakukan pengamanan selama proses pemadaman berlangsung. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.40 WIB,” ujarnya.
Ia menyebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
Ia melanjutkan, dugaan sementara, kebakaran diperkirakan dipicu korsleting listrik atau arus pendek.
“Dugaan sementara disebabkan korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Kami juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi,” imbuhnya.















