Kabarminang – Sebanyak 17 rumah terendam banjir di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Jumat (18/9/2026) sore setelah air sungai di daerah tersebut meluap usai hujan deras yang mengguyur wilayah itu.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasaman Mardianto merinci, 17 rumah yang terendam terdiri dari 7 rumah di Kampung Parit dan 10 rumah di Tolang Dolok.
“Dari belasan rumah terendam itu, dua di antaranya tidak dapat dihuni. Saat ini air telah surut,” katanya, Sabtu (19/9/2026).
Ia merinci, rumah yang tidak bisa dihuni yakni milik Ndek Adit di Kampung Parit yang dihuni empat orang dan rumah Ndek Yoga di kawasan Jembatan Pasar Simpang Tonang.
“Beruntung semua penghuni selamat, mereka saat ini mengungsi ke rumah kerabatnya,” ujarnya.
Ia melanjutkan, banjir juga menyebabkan kerusakan pertanian, peternakan, dan beberapa jaringan air bersih warga Kampung Parit terputus.
“Ada sekitar lima hektare lahan pertanian yang terdampak, mayoritas ditanami padi dan jagung,” katanya.
Mardianto mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta berhati-hati dalam beraktivitas, terutama saat hujan kembali turun.




















