Kabarminang – Seorang warga hanyut terseret arus Sungai Batang Jember di Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Pasaman, Sumatera Barat, pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB akibat meluapnya air sungai tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, mengatakan, korban bernama Amrianton (53), warga Nagari Simpang Tonang.
“Korban dilaporkan hanyut ketika hendak menyeberangi sungai dalam perjalanan pulang dari ladang. Saat kejadian itu hujan deras, debit air tiba-tiba meningkat dan aliran sungai meluap,” tuturnya kepada Sumbarkita.
Ia melanjutkan, hingga Sabtu (19/9/2026), korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
“Korban belum ditemukan, pencarian dilanjutkan hari ini,” katanya.
Ia melanjutkan, selain luapan sungai, hujan deras pada Jumat (18/9/2026) sore juga menyebabkan 55 rumah terendam banjir dan tiga kepala keluarga mengungsi ke rumah kerabat mereka.
“Luapan sungai ini juga berdampak pada sekitar lima hektare lahan pertanian,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras, terutama di sekitar sungai yang mengalami peningkatan debit dan berpotensi meluap. Warga juga diharapkan menghindari menyeberangi sungai ketika arus deras demi menjaga keselamatan.




















