Kabarminang — Ribuan anak PAUD, TK, dan SD meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kota Padang Panjang yang digelar di Lapangan Bancalaweh, Senin (3/8/2026).
Rangkaian kegiatan menghadirkan beragam penampilan edukatif dan menghibur, mulai dari Senam Anak Indonesia Sehat, penampilan spesial anak-anak penyandang disabilitas, Panggung Ekspresi Forum Anak, flashmob, fashion show, hingga pertunjukan seni dan budaya yang memukau peserta serta tamu undangan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang bagi Pemerintah Kota Padang Panjang untuk menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan anak serta memastikan terpenuhinya hak-hak anak melalui berbagai program pembangunan yang berkelanjutan.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, mengapresiasi seluruh panitia dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi sehingga peringatan HAN 2026 dapat berlangsung dengan lancar dan meriah. Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan pengingat bahwa anak harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Tema Hari Anak Nasional tahun ini, Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan, menjadi pengingat bagi kita semua bahwa anak-anak adalah aset berharga bangsa. Keluarga harus menjadi benteng utama perlindungan anak, sementara sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Hendri juga menegaskan bahwa masa depan Kota Padang Panjang tengah dipersiapkan melalui generasi muda yang kelak akan melanjutkan estafet pembangunan daerah. Karena itu, menurutnya, investasi terbesar yang dapat dilakukan pemerintah maupun masyarakat adalah memastikan setiap anak memperoleh hak-haknya secara utuh.
“Mereka adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, investasi terbaik yang dapat kita lakukan adalah memastikan seluruh anak memperoleh hak-haknya secara utuh, tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, dan bahagia,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang Panjang terus berupaya mewujudkan Kota Layak Anak melalui berbagai kebijakan yang mendukung pemenuhan hak anak di berbagai sektor. Upaya tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga peningkatan partisipasi anak dalam pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Hendri juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada anak-anak penyandang disabilitas yang turut berpartisipasi serta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam rangkaian kegiatan HAN 2026.
“Kehadiran dan partisipasi anak-anak penyandang disabilitas hari ini menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa dan berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi,” tuturnya.
Melalui momentum Hari Anak Nasional, Hendri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Rangkaian peringatan HAN 2026 juga diisi dengan pengukuhan Bunda Forum Anak Kota Padang Panjang kepada Maria Feronika Hendri Arnis. Selain itu, diserahkan Sertifikat Sekolah Ramah Anak (SRA), Sertifikat Puskesmas Ramah Anak (PRA), bantuan USB PAUD kepada Plt. Kepala TK Pembina, serta bantuan seragam sekolah dari BAZNAS Padang Panjang sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak dan kesejahteraan anak.
















