Ifan mengatakan bahwa Zio menjadi satu-satunya pemain asal Sumbar yang tampil di level nasional setelah membela Idola City Junior. Ia kemudian dilirik dan direkrut oleh Academy Alexa Bandung saat mewakili Sumatera Barat pada ajang Piala Presiden di Surabaya pada Oktober lalu. Penampilan impresif Zio membuat akademi asal Bandung tersebut mempercayakannya untuk memperkuat tim di Piala Anak Liga Indonesia.
Selama pertandingan Piala Anak Liga Indonesia, kata Ifan, tantangan terbesar Zio terdapat saat menghadapi tim asal Bali dan laga-laga penentuan. Ia menceritakan bahwa Ketika itu Zio harus bermain penuh tanpa pergantian hingga pertandingan terakhir. Menurutnya, situasi tersebut menunjukkan stamina, disiplin, mental bertanding, dan fokus yang kuat pada Zio meski ia sempat harus beradaptasi dengan kondisi cuaca yang panas.
Untuk menjaga performa Zio, kata Ifan, ia secara rutin menggelar latihan khusus dan pertandingan privat sebanyak tiga hingga empat kali dalam sepekan. Ia menilai pola pembinaan itu menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi permainan Zio, baik secara fisik maupun mental, selama mengikuti turnamen nasional.
Meski Zio telah menunjukkan kemampuan yang setara dengan pemain dari Pulau Jawa, Ifan menilai proses evaluasi tetap diperlukan, terutama dalam meningkatkan fokus permainan dan pengambilan keputusan. Dengan perkembangan yang terus ditunjukkan Zio, ia berharap remaja itu dapat melangkah lebih jauh dan suatu saat membela Tim Nasional Indonesia.
Prestasi Zio bersama Academy Alexa Bandung mulai menarik perhatian klub besar. Ifan menyebut bahwa Persib Bandung telah menghubungi pihak akademi untuk membuka peluang pembinaan lanjutan sebagai bagian dari upaya mengembangkan karier Zio ke level yang lebih tinggi. (Azahra Rendova)















