Ilman merupakan Lubuk Aro Jorong VI, Nagari Padang Mantinggi Utara, Kecamatan Rao. Kepala Polres Pasaman, AKBP Muhammad Agus Hidayat, mengatakan bahwa Ilman menyerahkan diri ke tim gabungan Resmob Polda Sumbar dan Polres Pasaman dengan diantarkan oleh keluarganya pada Selasa (6/1/2026) pukul 4.30 WIB.
Agus menyebut bahwa ketika menganiaya Saudah, IS melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Berdasarkan pengakuan sementara IS, kata Agus, terduga pelaku menganiaya korban dengan meninju wajah korban menggunakan kedua kepalan tangan secara berkali-kali.
Penganiayaan itu, kata Agus, dipicu oleh konflik internal keluarga terkait dengan persoalan tanah kaum.
Saudah dianiaya sejumlah orang di pinggir sungai Sibinail, Kampung Lubuk Aro, Nagari Padang Mantinggi Utara, Kecamatan Rao, pada Kamis (1/1) malam.
Kepala Polsek Rao, Iptu Roby Prima Agustin, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan anak korban, Ilhamuddin (36 tahun), korban pergi ke pinggir sungai pada Kamis (1/1) pukul 19.30 WIB untuk keperluan sebagaimana orang pergi ke toilet. Korban pergi ke sungai karena di rumahnya kadang-kadang tidak ada air. Namun, setelah cukup lama, korban belum kembali ke rumah.
“Korban baru kembali sekitar pukul 23.30 WIB dengan wajah lebam. Pada bibir dan dahi terdapat luka robek dan darah,” ucap Roby pada Minggu (4/1).
Ketika ditanya oleh anak korban tentang apa yang terjadi, kata Roby, korban mengatakan bahwa ia dianiaya orang, tetapi ia tidak mengetahui orang yang menganiayanya sebab suasana di pinggir sungai itu gelap.
Setelah melihat wajah korban yang mengenaskan, kata Roby, anak korban membawa korban ke Puskesmas Rao. Ia menyebut bahwa di puskesmas luka di wajah korban dijahit dengan beberapa jahitan.
















