Kabarminang – Sebanyak 16 santri asal Kota Pariaman dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Pelepasan peserta dilakukan Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi di Ruang Rapat Wali Kota Pariaman, Selasa (1/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Yota Balad memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para santri dan pendamping yang akan membawa nama Kota Pariaman dalam ajang tersebut.
Ia menegaskan, 16 santri yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya mewakili Kota Pariaman.
“Kepada para pendamping, kami titipkan untuk tetap menjaga kondisi dan kesehatan anak-anak kita. Anak-anak yang berangkat ini adalah anak-anak hebat. Kalah atau menang dalam pertandingan adalah hal biasa, namun bagi kami kalian semua sudah menjadi juara di hati. Yang terpenting adalah jaga semangat dan selalu optimis,” ujarnya.
Yota juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengejar prestasi dalam pertandingan, tetapi tetap menjunjung tinggi karakter, adab, etika, dan sopan santun selama mengikuti PORSADIN.
Menurutnya, prestasi seorang santri tidak semata-mata ditentukan dari medali yang diraih, tetapi juga dari sikap dan perilaku selama berada di tengah masyarakat.
“Ingatlah bahwa prestasi tidak hanya diukur dengan medali, tetapi lebih utama dicerminkan melalui adab, etika, dan sopan santun. Tumbuhkan rasa percaya diri, tetapi jangan pernah sombong. Tetap selalu berlatih, jaga kesehatan, dan jaga nama baik Kota Pariaman,” pesannya.
Selain memberikan dukungan kepada para peserta, Yota Balad juga berharap PORSADIN dapat diselenggarakan secara rutin di tingkat Kota Pariaman.
Ia bahkan menyatakan kesiapan Kota Pariaman untuk menjadi tuan rumah PORSADIN pada masa mendatang.
Keikutsertaan 16 santri tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pengalaman, mental, dan karakter para santri dalam membawa nama baik daerah.















