Kabarminnag — Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar pelatihan wirausaha bagi pemuda pemula sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya pelaku usaha baru. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Monopoli Hotel, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini diikuti peserta dari tiga kecamatan, yakni 15 orang dari Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), 14 orang dari Kecamatan Guguak Panjang, dan 11 orang dari Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB). Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya entrepreneur sekaligus Anggota DPRD Bukittinggi, Andi Putra, akademisi M. Nazif, serta perwakilan BPRS Jam Gadang.
Ramlan Nurmatias mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan pemerintah daerah bertajuk 1000 Start Up Gemilang.
Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman dasar kewirausahaan, membentuk pola pikir bisnis, serta mendorong kreativitas dan inovasi di kalangan generasi muda.
“Kami ingin anak muda Bukittinggi ini berpikir untuk terjun ke dunia bisnis, berusaha, dan berwirausaha. Bisnis saat ini sudah sangat bergantung pada dunia digital. Untuk itu, butuh adaptasi dengan kemajuan teknologi agar produk ataupun jasa yang dijual dapat dipromosikan secara masif melalui platform digital,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong pemuda untuk memanfaatkan peluang usaha, khususnya di sektor kuliner yang menjadi salah satu kekuatan Bukittinggi.
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bukittinggi, Nenta Oktavia, menyebut pelatihan ini juga mendukung program PKL Naik Kelas.
“Pelatihan ini perlu dimanfaatkan secara optimal oleh para pemuda. Kegiatan ini diharapkan mampu membekali para entrepreneur pemula dengan pengetahuan, keterampilan, serta mindset kewirausahaan,” ujarnya.
















