Kabarminang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan mulai mengintensifkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) guna memastikan kesehatan hewan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran PMK sekaligus menjamin kelayakan hewan kurban yang akan diperjualbelikan dan dikonsumsi masyarakat.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Irwan Supriadi, mengatakan bahwa vaksinasi dilaksanakan secara masif untuk memberikan perlindungan optimal terhadap ternak.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan hewan, tetapi juga mendukung produktivitas peternak serta menjaga stabilitas ekonomi sektor peternakan di daerah.
Selain itu, upaya ini turut memperkuat ketahanan pangan, khususnya menjelang momentum Iduladha yang identik dengan meningkatnya kebutuhan hewan kurban.
“Langkah ini menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik peternak maupun konsumen, bahwa hewan ternak yang beredar dalam kondisi sehat dan layak,” imbuhnya.
Irwan menyebut, bahwa pelaksanaan vaksinasi dibagi ke dalam empat tim dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskeswan yang disebar ke tujuh kecamatan di Solok Selatan. Selain vaksinasi, tim di lapangan juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan hewan serta edukasi kepada peternak terkait pencegahan dan penanganan PMK.
Ia mengimbau seluruh peternak untuk proaktif mengikuti program vaksinasi dan segera melaporkan apabila ditemukan gejala PMK pada ternak.
“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyembelih hewan betina produktif sebagai hewan kurban,” katanya.














