Kabarminang – Arena Pacu Kudo di Nagari Balah Aia, Kecamatan VII Koto, Padang Pariaman, dipadati ribuan pengunjung, Minggu (28/3).
Sejak pagi, arus kendaraan mengular menuju gelanggang. Sorak penonton bersahut-sahutan mengiringi derap kuda di lintasan, menjadikan tradisi tahunan itu kembali menjadi magnet kunjungan masyarakat.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, sebelumnya menyampaikan bahwa pengelolaan parkir pada ajang tersebut diserahkan kepada anak nagari Balah Aia. Kebijakan itu, kata dia, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal agar merasakan langsung dampak ekonomi dari event tersebut.
“Parkir kita kelola bersama anak nagari. Tarif motor Rp5.000. Ini bagian dari upaya agar perputaran uang tetap di masyarakat,” ujar John Kenedy Azis.
Pantauan Sumbarkita di lokasi, lahan parkir yang dikelola pemuda setempat tampak penuh. Ratusan sepeda motor berjajar rapi di beberapa titik yang telah ditentukan panitia. Dengan tarif Rp5.000 per unit, pengelolaan parkir tersebut diperkirakan menghasilkan pemasukan signifikan dalam sehari pelaksanaan.
Andi (27), salah seorang pemuda yang ikut mengelola parkir, mengatakan momentum pacu kuda menjadi peluang tambahan penghasilan bagi warga.
“Alhamdulillah, sejak pagi sudah ramai. Uangnya nanti kami kelola bersama sesuai kesepakatan nagari. Ini jelas membantu kami sebagai pemuda di sini,” katanya.
Tak hanya sektor parkir, pedagang kecil juga menjamur di sekitar arena. Mulai dari penjual minuman dingin, makanan ringan, sate, hingga mainan anak-anak memenuhi sisi luar gelanggang. Sejumlah pedagang mengaku omzet mereka meningkat tajam dibanding hari biasa.















