Minggu, Mei 17, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Nelayan Pesisir Selatan Adukan Masalah Pukat Harimau ke Polsek

Holy Adib
Kamis, 27 Maret 2025 13:52
in Kabar Sumbar
Dua puluhan nelayan Muara Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan, mendatangi markas polsek setempat pada Rabu (26/3). Foto: IST

Dua puluhan nelayan Muara Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan, mendatangi markas polsek setempat pada Rabu (26/3). Foto: IST


Kabarminang — Dua puluhan nelayan Muara Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan, mendatangi markas polsek setempat pada Rabu (26/3). Mereka melaporkan makin maraknya dan makin banyaknya kapal pukat harimau mini atau lampara dasar yang beroperasi di daerah mereka.

“Kami minta polisi menuntaskan persoalan lampara dasar yang sudah lama sekali merugikan nelayan kami. Kapal lampara dasar makin marak dan makin banyak beroperasi di daerah kami padahal baru dua minggu lalu dirazia oleh tim patroli gabungan,” ujar Deri Andika Putra, juru bicara nelayan.

Deri meminta persoalan penangkapan ikan secara ilegal itu segera dituntaskan. Ia menyebut bahwa pihaknya tidak ingin lagi ada nelayan yang main hakim sendiri dengan menangkap dan membakar kapal-kapal lampar dasar tersebut karena nelayan tidak bisa lagi memukat dan menjaring di sekitar pantai.

“Untuk itu, melalui Pak Kapolsek Linggo Sari Baganti, kami meminta supaya pihak terkait memberantas kapal lampara dasar tersebut,” ucap Deri.

Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri, mengatakan bahwa ia sudah menyampaikan masalah pukat harimau itu kepada Kapolres Pesisir Selatan secara langsung dan melalui laporan, juga kepada Kepala Satuan Polair Polres Pesisir Selatan. Selain itu, pihaknya sudah menyosialisasikan kepada nelayan pukat harimau bahwa menangkap ikan dengan pukat harimau merupakan tindakan ilegal karena merusak ekosistem kelautan dan menurunkan jumlah tangkapan ikan nelayan yang menggunakan alat tangkap tradisional.

“Kami menyambut baik kedatangan para nelayan yang menyampaikan aspirasi mereka. Saya sampaikan kepada para nelayan bahwa polsek tidak bisa melakukan tindakan untuk menghentikan kegiatan pukat harimau itu karena itu kewenangan Satuan Polair Polres Pesisir Selatan, Lantamal, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar.

Di tempat terpisah, anggota DPRD Pesisir Selatan, Novermal, juga meminta pihak terkait menuntaskan persoalan penangkapan ikan secara ilegal yang sudah berlangsung belasan tahun tersebut. Ia mengatakan bahwa pukat harimau merusak habitat ikan dan mematikan kehidupan nelayan tradisional di sekitarnya.

“Nelayan tradisional di Inderapura, Punggasan, dan Ranah Pesisir tidak bisa lagi memukat tepi dan menjaring di sekitar pantai,” tuturnya.

Untuk menanggulangi persoalan pukat harimau itu, ia sudah mengomunikasikannya dengan Dirjen Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Komandan Satuan Kapal Patroli Lantamal II Padang, Kepala Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumbar.

“Insyaallah habis Lebaran akan dibahas di rapat koordinasi lintas sektoral di Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar,” ujarnya.

Novermal berharap didirikan pos pengawasan terpadu di Muara Gadang Air Haji, Linggo Sari Baganti, untuk memantau pukat harimau yang beraktivitas. Ia menyebut bahwa di tempat itu ada dermaga dan kantor pelabuhan milik Kementerian Perhubungan yang tidak dioperasionalkan lagi, yang bisa digunakan untuk pos pengawasan.

“Saya juga berharap pemerintah kembali mengganti alat tangkap kapal lampara dasar tersebut,” katanya.

 

 


Tags: Lampara dasarLinggo Sari BagantiPesisir SelatanPukat harimauSumbar

Berita Terkait

Seorang Lansia Terlantar Ditemukan Tergeletak di Tengah Jalan di Lima Puluh Kota, Polisi Temukan Sejumlah Luka

Seorang Lansia Terlantar Ditemukan Tergeletak di Tengah Jalan di Lima Puluh Kota, Polisi Temukan Sejumlah Luka

17 Mei 2026
Damkar Padang Kebanjiran Laporan Rescue, dari Ular Masuk Rumah hingga Cincin Tersangkut

Damkar Padang Kebanjiran Laporan Rescue, dari Ular Masuk Rumah hingga Cincin Tersangkut

17 Mei 2026
Alek Permainan Anak Nagari Meriahkan 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi

Alek Permainan Anak Nagari Meriahkan 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi

17 Mei 2026
Pelantikan Pengcab PASI Padang, Wali Kota Sebut Pentingnya Pembinaan Atletik Terstruktur

Pelantikan Pengcab PASI Padang, Wali Kota Sebut Pentingnya Pembinaan Atletik Terstruktur

17 Mei 2026
Polres Sijunjung Panen Raya Jagung Serentak

Polres Sijunjung Panen Raya Jagung Serentak

17 Mei 2026
Antrean Truk Mengular di SPBU Pisang Padang, Sopir Menunggu Berjam-jam

Antrean Truk Mengular di SPBU Pisang Padang, Sopir Menunggu Berjam-jam

16 Mei 2026
Next Post
Bus ANS Kecelakaan, Dua Penumpang asal Sumbar Tewas Terjepit

Bus ANS Kecelakaan, Dua Penumpang asal Sumbar Tewas Terjepit

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Terlindas Truk Tabung LPG, Kaki Pengendara Motor di Padang Putus

Terlindas Truk Tabung LPG, Kaki Pengendara Motor di Padang Putus

13 Mei 2026

David Wewe Katim Klewang, Polisi Pertama di Sumbar Calon Penerima Hoegeng Award

David Wewe Katim Klewang, Polisi Pertama di Sumbar Calon Penerima Hoegeng Award

12 Mei 2026

Pasutri Muda Tewas dalam Tabrakan Maut Truk dan N-Max di Jalur Solok–Padang, Balita Luka Berat

Pasutri Muda Tewas dalam Tabrakan Maut Truk dan N-Max di Jalur Solok–Padang, Balita Luka Berat

16 Mei 2026

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Ustad Pemimpin Pondok Tahfiz di Tanah Datar Dilaporkan Cabuli Santri Laki-Laki

Ustad Pemimpin Pondok Tahfiz di Tanah Datar Dilaporkan Cabuli Santri Laki-Laki

11 Mei 2026

Anak Kalah Berkelahi, Pria di Payakumbuh Balas Dendam Tusuk Musuh Putranya

Anak Kalah Berkelahi, Pria di Payakumbuh Balas Dendam Tusuk Musuh Putranya

9 Mei 2026

Kronologi Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Solok-Padang

Kronologi Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Solok-Padang

19 Desember 2024

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.