Kabarminang — Sesosok mayat bocah perempuan ditemukan di aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di Korong Kayu Gadang, Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, pada Minggu (30/11) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kapolsek Lubuk Alung, Iptu Riky Vrama Putra, menjelaskan bahwa korban ditemukan tanpa pakaian, tanpa identitas, kepala tanpa rambut, dan tubuh yang telah membengkak.
Ia mengatakan, berdasarkan kondisi tubuh dan lokasi penemuan, pihaknya menduga kuat bahwa mayat perempuan ini merupakan salah satu korban galodo yang terbawa arus dari wilayah terdampak banjir bandang di Padang Panjang.
“Besar kemungkinan korban ini adalah korban banjir bandang di Padang Panjang yang terseret arus hingga sampai ke aliran Sungai Batang Anai,” kata Kapolsek, Minggu (30/11).
Penemuan mayat ini pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Tabrani Dt. Mudo (53) yang sedang berolahraga pagi di sekitar kawasan sungai. Saat melintas, ia melihat sesosok tubuh kecil yang terombang-ambing di pusaran arus dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Alung.
“Saat ini jenazah korban sudah kita bawa di Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk pemeriksaan lanjutan,” tambah Kapolsek.
Hingga kini, identitas korban masih belum dapat dipastikan karena tidak adanya identitas maupun ciri khusus yang mudah dikenali. Pihak kepolisian meminta masyarakat yang kehilangan anggota keluarga, terutama anak-anak, untuk segera melapor ke Polsek Lubuk Alung atau posko bencana terdekat.
“Informasi selanjutnya akan kami sampaikan setelah proses identifikasi di RS Bhayangkara Padang selesai,” imbuhnya.














