“Air itu tidak ada khasiat sama sekali, hanya air biasa, sama seperti air minum untuk melepas dahaga,” tegasnya.
Diketahui, aktivitas pengambilan air oleh warga dan pengunjung telah berlangsung sejak Selasa (6/1/2026). Wali Jorong Tepi, Salmi, mengatakan pada awal kemunculannya, aktivitas tersebut terjadi secara spontan.
“Awalnya pengunjung hanya ingin meminum air dari lubang sinkhole, tetapi seiring waktu, warga meyakini air itu dapat menyembuhkan penyakit,” ujarnya.
Fenomena sinkhole tersebut muncul di lahan sawah milik warga pada Minggu (4/1/2026).
halaman 2 dari 2
















