Setibanya di pantai, kata Mahardicka, kendaraan operasional BPBD mengevakuasi 14 mahasiswa dari bibir pantai menuju posko KKN dengan pendampingan dosen pembimbing untuk pemulihan psikis.
Perihal pencarian korban, Mahardicka mengatakan bahwa tim SAR gabungan mulai mencari korban pukul 17.00 WIB. Ia menyebut bahwa tim itu terdiri atas Basarnas, Satpolairud, unsur TNI AL, BPBD, kelompok siaga bencana, aparatur nagari, dan warga setempat.
Akan tetapi, kata Mahardicka, pencairan dihentikan sementara pada Rabu malam karena ombak tinggi, pasang laut ekstrem, dan keterbatasan jarak pandang. Ia menyebut bahwa malam ini tim mendirikan tenda darurat dan memasang lampu penerangan di sepanjang pesisir untuk memantau pergerakan arus.
“Operasi pencarian laut penuh akan dilanjutkan besok pukul 07.00 WIB,” ucap Mahardicka.














