Kabarminang – Sebanyak delapan rumah warga dan satu bangunan musala di kawasan Ngarai Sianok, Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, terendam banjir akibat luapan mendadak Sungai Batang Sianok pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.20 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi, Zulhenri, mengatakan luapan sungai terjadi secara tiba-tiba sehingga merendam permukiman warga serta sejumlah warung nasi yang berada di sekitar musala.
“Aliran air Batang Sianok tiba-tiba membesar pada dini hari, padahal sebelumnya tidak ada hujan di lokasi pemukiman,” ujar Zulhenri kepada Sumbarkita, Jumat (24/7/2026).
Menurut Zulhenri, air diduga sempat tertahan di kawasan hulu Guguk sebelum akhirnya mengalir deras secara mendadak ke Sungai Batang Sianok. Fenomena tersebut menyebabkan debit sungai meningkat dalam waktu singkat dan memicu banjir di kawasan permukiman.
Ia menyebutkan pola luapan sungai tanpa didahului hujan di lokasi kejadian memiliki kemiripan dengan peristiwa serupa yang terjadi beberapa bulan lalu.
Pada puncak kejadian, ketinggian air diperkirakan mencapai kurang dari satu meter. Banjir menggenangi rumah warga, warung, dan musala di sekitar lokasi.
Zulhenri menjelaskan, genangan mulai berangsur surut sekitar pukul 05.00 WIB. Meski demikian, banjir meninggalkan endapan lumpur tebal di dalam rumah warga, warung, dan tempat ibadah.
“Air memang sudah surut, tetapi saat ini masih menyisakan sisa endapan lumpur di rumah warga dan mushala,” katanya.
BPBD Kota Bukittinggi telah mengerahkan personel ke lokasi untuk membantu warga membersihkan lumpur dan sampah yang terbawa banjir. Selain itu, petugas juga melakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan serta menghitung total kerugian material yang ditimbulkan.
“Saat ini anggota BPBD masih berada di lokasi untuk mendata secara detail dan lengkap,” tutur Zulhenri.
BPBD Kota Bukittinggi menyatakan akan terus memperbarui informasi resmi setelah seluruh proses pendataan di lapangan selesai dilakukan.
















