Kabarminang – Longsor menutup akses Jalan Bukittinggi–Pasaman di Jorong Rimbo Panjang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Agam, Sumatera Barat (Sumbar), pada Rabu (13/5/2026) malam.
Wali Nagari Koto Rantang, Parta Wijaya, mengatakan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 20.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak sore hari.
“Material longsor berupa tanah dan pohon kayu menutupi akses jalan Bukittinggi-Pasaman,” kata Parta pada Kamis (14/5/2026).
Akibat tertutupnya badan jalan, kata Parta, kendaraan dari dua arah sempat mengalami kemacetan. Ia menyebut bahwa panjang antrean diperkirakan mencapai sekitar satu kilometer.
Parta menginformasikan bahwa titik longsor berada cukup jauh dari permukiman warga, yakni sekitar 500 meter. Dengan demikian, katanya, longsor tidak berdampak langsung terhadap rumah penduduk.
“Lokasi longsor memang kawasan rawan, apalagi saat intensitas hujan tinggi,” ucapnya.
Parta menjelaskan bahwa warga setempat awalnya melakukan pembersihan material longsor menggunakan peralatan seadanya. Ia menyebut bahwa warga memakai cangkul untuk mengangkut tanah serta kapak dan parang untuk memotong dahan kayu yang menutupi jalan.
“Pembersihan kemudian dibantu personel Polsek, Koramil, serta petugas Balai PU yang datang membawa satu unit alat berat ke lokasi kejadian,” tutur Parta.
















