“Siapa bilang anak berhadapan dengan hukum tidak bisa sukses dan melanjutkan pendidikan? Mereka bisa berhasil kalau berani mengambil keputusan untuk berubah,” ujarnya.
Fatmiyeti berharap kisah lima anak binaannya itu dapat menjadi motivasi bagi remaja lain agar tidak menyerah pada keadaan maupun masa lalu.
“Masa lalu bukan penentu masa depan. Yang penting ada kemauan untuk bangkit dan memperbaiki hidup,” tuturnya.















