“Pencairan pada akhir September menuntut kami mengatur strategi bersama pengurus cabang olahraga untuk kepastian operasional atlet,” tutur Asmadi.
Ia menegaskan usulan tersebut hanya berupa pergeseran jadwal selama sekitar satu bulan, bukan pembatalan ataupun penundaan hingga tahun berikutnya.
“Kami tidak meminta ditunda ke tahun depan, melainkan digeser ke November agar sejalan dengan tuntasnya pembahasan anggaran,” terangnya.
Untuk memastikan pengelolaan dana hibah berjalan transparan dan sesuai ketentuan, KONI Padang Pariaman juga menggelar bimbingan teknis bersama Inspektorat, Kejaksaan, dan DPRD pada Rabu (16/9/2026).
Porprov XVI Sumbar 2026 direncanakan menggunakan konsep tuan rumah bersama di 12 kabupaten dan kota. Ajang tersebut mempertandingkan 53 cabang olahraga, dengan pembukaan dijadwalkan berlangsung di Kota Solok dan penutupan di Kabupaten Padang Pariaman.


















