Kabarminang — Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai menata kawasan Padang Teater di Pasar Raya Padang menjadi salah satu pusat kuliner. Pemko menyediakan 17 ruko untuk pedagang kuliner dan menargetkan pengerjaan berlangsung 60 hari.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan bahwa pekerjaan penataan Padang Teater dimulai dengan pembersihan kawasan, dilanjutkan pengerjaan dan perbaikan sarana dan instalasi listrik.
“Besok mulai pengerjaan pembersihan dan perbaikan. Kita harapkan pengerjaan ini bisa secara maksimal. Jadi, selesai pekerjaan revitalisasi Pasar Raya, selesai juga pekerjaan Padang Teater,” kata Fizlan di Padang Teater pada Rabu (16/9/2026).
Fizlan menerangkan bahwa penataan Padang Teater merupakan bagian dari program Pemko Padang pada 2026 dalam penataan dan digitalisasi Pasar Raya. Ia mengatakan bahwa penataan kawasan tidak hanya berfokus pada sarana dan prasarana perdagangan. Pihaknya juga menyiapkan Padang Teater sebagai lokasi yang dapat dikunjungi masyarakat ketika datang ke Pasar Raya.
“Padang Teater tidak hanya disiapkan untuk sekadar berbelanja saja, tapi juga bisa berwisata kuliner,” tutur Fizlan.
Fizlan menginformasikan bahwa untuk pedagang kuliner, pihaknya menyiapkan 17 ruko dengan 14 pedagang yang sudah didata. Pihaknya juga menyiapkan 14 kios, masing-masing berukuran 3×3 meter, untuk pedagang buah.
Pihaknya telah memanggil dan mengimbau Pedagang yang selama ini berada di sarana dan prasarana umum di depan Padang Teater untuk ikut menghidupkan kembali kawasan tersebut. Pihaknya akan mengarahkan pedagang yang berada di bagian bawah ke lokasi pusat kuliner di bagian atas. Sementara itu, pihaknya menyiapkan lokasi pedagang buah di tempat tersendiri sebagai pusat buah.
Fizlan mengatakan bahwa penataan tersebut juga mengubah fungsi area bawah Padang Teater. Pihaknya menyiapkan kawasan itu sebagai fasilitas umum, termasuk sarana parkir dan taman.


















