“Kesaksian W sangat janggal. Ia mengaku keluar mes jam dua dini hari lalu masuk kembali. Ia bersama dua rekannya juga yang pertama mengabarkan korban pingsan kepada keluarga, padahal korban diduga sudah meninggal beberapa jam sebelumnya,” ujarnya.
Hingga kini, hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik masih dinantikan sebagai dasar untuk mengungkap penyebab pasti kematian guru SDN 13 Sungai Pinang Tarusan tersebut.
halaman 4 dari 4















