Menurutnya, selama berjualan di lantai dua, dagangannya tidak ramai sehingga modal yang dikeluarkan tidak kembali.
“Selama jualan di atas itu tidak pernah balek modal untuk jualan, palingan laku jual beli sehari itu cuma delapan potong,” tuturnya.
Ia mengatakan bahwa pengalaman tersebut menjadi pertimbangannya jika pedagang yang berada di trotoar depan Padang Teater harus pindah.
“Mungkin kami tidak berjualan di sini lagi. Palingan rencana jual nasi dengan mobil keliling. Dulu pernah coba di lantai dua Padang Teater itu. Sepi jual beli. Jadi, tidak mungkin rasanya pindah ke sana,” ujarnya.
Pemko Padang berencana untuk menata dan mengembangkan kawasan Padang Teater sebagai pusat kuliner serta kegiatan kreatif bagi anak muda. Rencana tersebut berkaitan dengan penataan kawasan Pasar Raya Padang, termasuk keberadaan pedagang yang saat ini beraktivitas di sekitar Gedung Padang Teater.


















