Sabtu, Agustus 15, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Kamang Chrome, Kuda Juara Nasional yang Kini Dikembangkan di Pesantren Kanzul Ulum Padang

Muhammad Okta Ilvan
Sabtu, 15 Agustus 2026 11:03
in Kabar Sumbar
Kuda Kamang Chrome di lingkungan pesantren, Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Kuda Kamang Chrome di lingkungan pesantren, Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.


Dikembangkan Jadi Olahraga dan Unit Usaha

Selain peternakan, Kanzul Ulum terus mengembangkan olahraga memanah berkuda. Santri dilatih mengendalikan kuda sekaligus menggunakan busur dan anak panah.

Pada April 2026, empat atlet berkuda memanah di lingkungan Kanzul Ulum menjalani latihan intensif. Mereka mendapat bimbingan dari atlet nasional Azral Mardin untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Hizbul Watan mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara pesantren memberikan keterampilan tambahan kepada santri di luar pendidikan agama.

Program berkuda juga dikembangkan menjadi unit usaha. Pada 2025, santri membawa satu hingga dua ekor kuda ke Pantai Pasia Jambak setiap akhir pekan untuk memberikan jasa wisata berkuda kepada masyarakat.

Saat itu, tarif berkuda ditetapkan Rp40 ribu per orang, sementara tarif berfoto bersama kuda Rp10 ribu. Jika ramai, kegiatan tersebut dapat menghasilkan pendapatan sekitar Rp500 ribu dalam sehari.

Pesantren juga pernah membuka pelatihan privat berkuda bagi masyarakat umum dengan tarif Rp2 juta untuk 10 kali pertemuan.

Selain jasa wisata dan pelatihan, pengembangan peternakan juga menjadi bagian dari unit usaha pesantren. Anak kuda yang tidak dipertahankan dapat dijual, kemudian hasil penjualannya digunakan untuk membeli kuda yang lebih besar.

Pada 2025, jumlah kuda yang dimiliki Kanzul Ulum tercatat sembilan ekor. Kini jumlah tersebut telah bertambah menjadi 13 ekor.

Pesantren juga mengembangkan kuda hasil persilangan kuda lokal dengan kuda Eropa atau jenis crossbreed. Pada 2025, anak kuda berusia sekitar enam bulan disebut memiliki nilai jual hingga Rp35 juta, sedangkan kuda dewasa dapat mencapai Rp65 juta.

Hasil pengembangan unit usaha tersebut turut dimanfaatkan untuk pembangunan dan pengembangan pesantren.

Kanzul Ulum sendiri sebelumnya berkembang dari kondisi sederhana. Bangunan awal pesantren merupakan bekas kandang kambing yang kemudian direhabilitasi menjadi kamar santri pada 2014.

Menurut Hizbul Watan, kegiatan berkuda memberikan pengalaman langsung kepada santri. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga belajar merawat hewan, menjaga kebersihan, serta menjalankan aktivitas yang membutuhkan kedisiplinan.

Program tersebut berjalan berdampingan dengan pendidikan agama di Kanzul Ulum. Pesantren memiliki program kelas alim dan tahfiz. Kelas alim mempelajari berbagai kitab, sementara kelas tahfiz diarahkan untuk menghafal Al-Qur’an.

Dari satu ekor kuda pada 2016, Kanzul Ulum kini mengembangkan program berkuda menjadi kegiatan pembelajaran keterampilan, olahraga memanah berkuda, peternakan, pembiakan, hingga unit usaha pesantren.

Kehadiran Kamang Chrome menjadi bagian terbaru dari pengembangan tersebut. Selain mendukung aktivitas berkuda santri, kuda yang pernah menjadi juara pacuan tingkat nasional itu kini berperan dalam program pembiakan.

Dua kuda betina yang telah dikawinkan dengan Kamang Chrome saat ini sedang bunting dan diperkirakan melahirkan pada Desember 2026. Jika berjalan sesuai perkiraan, kelahiran tersebut akan menambah generasi baru kuda hasil pembiakan di Pondok Pesantren Kanzul Ulum.


halaman 3 dari 3
Prev123
Tags: berkudaKamang ChromeKoto Tangahmemanah berkudaPacuan Kudapadangpeternakan kudaPondok Pesantren Kanzul UlumSumatera Barat

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh dan DPRD Sepakati Arah Anggaran 2027, Pendapatan Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

Pemko Payakumbuh dan DPRD Sepakati Arah Anggaran 2027, Pendapatan Diproyeksikan Rp789,21 Miliar

15 Agustus 2026
Raih Terbaik I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Pemko Pariaman Dapat Bantuan Rp2 Miliar

Raih Terbaik I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Pemko Pariaman Dapat Bantuan Rp2 Miliar

15 Agustus 2026
Video: Oknum TNI AL Cekcok dengan Warga di Padang Usai Tabrakan

Video: Oknum TNI AL Cekcok dengan Warga di Padang Usai Tabrakan

15 Agustus 2026
Pemkab Solok Selatan Simak Pidato Presiden Prabowo soal Arah Pembangunan Nasional

Pemkab Solok Selatan Simak Pidato Presiden Prabowo soal Arah Pembangunan Nasional

15 Agustus 2026
BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas DPRD Pesisir Selatan Rp283,955 Juta

Pengamat: Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas DPRD Pesisir Selatan Rp283,9 Juta Bahasa Halus Perjalanan Fiktif

15 Agustus 2026
Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

Kasus Video Viral Guru MIN 6 Pesisir Selatan Berlanjut, Kemenag Buka Suara

15 Agustus 2026
Next Post
Prabowo Kenalkan Susanah di Depan DPR, Buruh Pengupas Bawang yang Disebut Berupah Rp700 Ribu per Kg

Prabowo Kenalkan Susanah di Depan DPR, Buruh Pengupas Bawang yang Disebut Berupah Rp700 Ribu per Kg

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

11 Agustus 2026

Viral Video Guru Pria dan Wanita Diduga Cekcok di Ruang Kelas di Pesisir Selatan

Viral Video Guru Pria dan Wanita Diduga Cekcok di Ruang Kelas di Pesisir Selatan

11 Agustus 2026

Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Honda Beat Tabrak Luxio, Pengendara Tewas

Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Honda Beat Tabrak Luxio, Pengendara Tewas

12 Agustus 2026

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Satu Orang Tewas

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Satu Orang Tewas

12 Agustus 2026

Dua Dosen UIN Bukittinggi Diduga Berzina, Kasusnya Masuk Proses Persidangan

Dua Dosen UIN Bukittinggi Diduga Berzina, Kasusnya Masuk Proses Persidangan

13 Agustus 2026

Truk Cold Diesel Tabrak Dua Motor di Padang Pariaman, Tiga Orang Tewas

Truk Cold Diesel Tabrak Dua Motor di Padang Pariaman, Tiga Orang Tewas

14 Agustus 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.