Kabarminang – Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumatera Barat (Sumbar) menjadi sasaran kritik setelah mengumumkan akan menggelar Gebyar Bayar Pajak pada 3 Oktober 2026. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati hari jadi ke-81 daerah itu.
Kegiatan tersebut akan digelar di Halaman Kantor Gubernur Sumbar dengan beragam hadiah, di antaranya lima sepeda motor, tiga paket umrah, dan sembilan gram emas. Tak hanya itu, Gebyar Bayar Pajak juga akan dimeriahkan penampilan artis Eja SM, dan Naga Band.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @bapenda.sumbar terkait flyer Gebyar Bayar Pajak tersebut, sejumlah netizen menyampaikan kritik di kolom komentar. Beberapa komentar menyoroti pemerintah dalam membayar pajak. Salah satu netizen menulis, “Kitanya taat pajak, tapi pemerintahnya nunggak pajak, hehehe.”
Komentar lainnya mempertanyakan kemungkinan pemutihan pajak. Ada pula netizen yang menilai hadiah dalam kegiatan tersebut bersumber dari pajak yang dibayarkan masyarakat.
“Hadiah tu dari pajak, kami butuh jalan mulus pak, sehingga pajaknya terasa seluruh masyarakat,” tulis salah satu netizen, dilihat Sumbarkita, Rabu (30/9/2026).
Netizen lainnya juga menyoroti pemerintah agar memberikan contoh kepada masyarakat dalam hal kepatuhan membayar pajak. Selain itu, terdapat komentar yang menyebut sebanyak 2.000 kendaraan dinas di Sumbar menunggak pajak.
“Pemerintahnya saja tidak kasih contoh yang baik buat rakyatnya untuk taat pajak, awak disuruah taat pajak, samantaro kendaraan dinas Sumbar banyak nan mati pajak, pembodohan macam apa ini,” tulis netizen lainnya.
2.002 Kendaraan Dinas Milik Pemprov Sumbar Belum Bayar Pajak per Agustus 2026


















