Kabarminang – Keterlambatan pencairan anggaran daerah membuat Kontingen Kabupaten Padang Pariaman harus berangkat secara mandiri untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Bahkan, kontingen dipastikan tidak membeli seragam baru untuk ajang olahraga tersebut.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang Pariaman, Asmadi, mengatakan seluruh kontingen tetap akan diberangkatkan meski kondisi keuangan daerah belum memungkinkan untuk membiayai kebutuhan secara normal.
“Kami sepakat tetap berangkat demi masa depan para atlet, walaupun situasi anggaran saat ini sangat terbatas,” ujar Asmadi kepada Sumbarkita, Rabu (30/9/2026).
Padang Pariaman mengirimkan 918 orang untuk mengikuti Porprov XVI. Jumlah tersebut terdiri atas 698 atlet dan 220 personel pendukung yang meliputi pelatih, official, dan manajer tim.
Untuk memperkuat pengawasan selama pelaksanaan pertandingan, posisi Ketua Kontingen Padang Pariaman dipercayakan kepada Kapolres Padang Pariaman.
Dari total cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov tahun ini, Padang Pariaman akan mengikuti 48 cabang olahraga. Lima cabang olahraga lainnya tidak diikuti, di antaranya tenis lapangan, sepeda, dan binaraga.
Selain sebagai peserta, Padang Pariaman juga dipercaya menjadi tuan rumah bersama untuk empat cabang olahraga, yakni sepak bola, tarung derajat, woodball, dan panjat tebing.
Dana Rp5,7 Miliar Belum Cair
Asmadi mengatakan persoalan utama yang dihadapi kontingen saat ini adalah pencairan anggaran. Dana khusus Porprov sebesar Rp5,7 miliar hingga kini belum dicairkan pemerintah daerah.

















