Kabarminang — Jalan lintas Padang—Pasaman Barat Kilometer 117 terendam banjir setinggi 40 hingga 50 sentimeter akibat hujan deras di depan Balerong Adat Nagari Bawan, Jorong Koto Padang, Kecamatan Ampek Nagari, Agam, pada Minggu (14/6/2026) sore.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Rahmad Lasmono, menjelaskan bahwa banjir tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 15.00 WIB.
Ia menginformasikan bahwa akibat banjir tersebut, air setinggi lutut orang dewasa menggenangi badan jalan sepanjang 30 meter. Ia menyampaikan bahwa luapan air tersebut langsung berdampak pada kelancaran arus lalu lintas yang menghubungkan Padang, atau lebih spesifiknya Agam, dengan Pasaman Barat.
“Hingga malam ini wilayah Kecamatan Ampek Nagari dilaporkan masih diguyur hujan lebat sehingga debit air di badan jalan belum sepenuhnya surut,” ujar Rahmad.
Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan, kata Hendri, tim penanggulangan bencana bersama warga sekitar langsung bergerak di lokasi kejadian.
“Upaya darurat yang kami lakukan saat ini adalah memasang rambu peringatan di area banjir agar pengendara yang lewat bisa lebih berhati-hati,” tutur Rahmad.
Rahmad mengimbau para pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua dan kendaraan kecil, untuk tetap waspada atau mencari rute alternatif jika debit air kembali naik.
Ia menyampaikan bahwa personel BPBD masih disiagakan di sekitar lokasi genangan untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga keselamatan warga dan pengguna jalan.
Rahmad menambahkan bahwa pihkanya terus memantau kondisi cuaca di sekitar lokasi ecara berkala guna mengantisipasi potensi banjir yang lebih meluas akibat intensitas hujan yang belum mereda.
















