Menurut Iwan, kecelakaan akibat kondisi jalan rusak sudah sering terjadi. Bahkan, kata dia, jumlah pengendara yang terjatuh sudah mencapai puluhan orang.
“Sudah banyak pengendara yang jatuh, puluhan tidak terhitung. Bahkan ada yang terpental sekitar empat sampai lima meter. Yang paling parah mengalami patah tulang, tetapi sejauh ini belum ada korban jiwa,” tuturnya.
Iwan menilai kerusakan jalan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan. Meski demikian, ia menyebut kecepatan kendaraan juga turut memengaruhi terjadinya kecelakaan.
Ia pun menceritakan salah satu kejadian yang pernah terjadi di depan rumahnya. Saat itu, seorang pengendara sepeda motor yang melaju kencang kehilangan kendali karena permukaan jalan tidak rata, lalu menabrak mertuanya yang sedang menyeberang jalan.
“Pernah ada pengendara yang hendak mengikuti tes kepegawaian melaju kencang. Karena kondisi jalan tidak rata, dia kehilangan kendali dan menabrak mertua saya yang sedang menyeberang,” ujarnya.
Iwan berharap pemerintah maupun instansi terkait segera memperbaiki ruas jalan tersebut. Menurutnya, meski tidak dilakukan perbaikan secara menyeluruh, setidaknya permukaan jalan diratakan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
“Kalau belum bisa diperbaiki semuanya, paling tidak jalannya diratakan supaya tidak membahayakan pengendara,” katanya.
















