Kabarminang — Harga sejumlah komoditas pangan utama di 19 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat mengalami fluktuasi cukup tinggi pada Senin (22/6/2026). Data terbaru menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup signifikan antarwilayah, terutama pada komoditas protein hewani seperti daging ayam broiler, telur ayam ras, dan daging sapi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat, Novrial, menyampaikan bahwa pemantauan harga dilakukan di pasar-pasar utama yang berada di ibu kota kabupaten dan kota. Data tersebut dihimpun oleh dinas terkait serta diolah melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan.
“Hasil pemantauan hari ini menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup mencolok antar-daerah untuk komoditas daging ayam broiler,” ujar Novrial, Senin (22/6/2026).
Ia memaparkan, harga tertinggi daging ayam broiler tercatat di Kabupaten Solok Selatan yang mencapai Rp43.700 per kilogram. Sementara itu, harga terendah ditemukan di Kabupaten Lima Puluh Kota, yakni Rp23.000 per kilogram.
“Jarak harga ayam broiler antara Solok Selatan dan Lima Puluh Kota sangat jauh, sementara rata-rata harga komoditas ini di tingkat provinsi berada di angka Rp32.832 per kilogram,” tambahnya.
Selain ayam broiler, harga telur ayam ras juga mengalami variasi di sejumlah daerah. Novrial menyebutkan, harga tertinggi tercatat di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Untuk telur ayam ras, harga tertinggi kami temukan di Kabupaten Pesisir Selatan yang mencapai Rp30.450 per kilogram,” jelasnya.
Sementara itu, harga terendah komoditas tersebut berada di Kabupaten Sijunjung, yakni Rp25.333 per kilogram.
Untuk komoditas daging sapi (paha belakang), pergerakan harga relatif stabil di sebagian besar wilayah Sumatera Barat. Novrial menyebut, harga umumnya berada pada kisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram.
“Mayoritas daerah di Sumatera Barat menjual daging sapi paha belakang pada kisaran harga tersebut,” katanya.
Meski demikian, Kabupaten Pesisir Selatan kembali mencatat harga tertinggi untuk komoditas tersebut, yakni mencapai Rp160.000 per kilogram.















