Andrio mengatakan bahwa ZM tahu bahwa ia dilaporkan ke kepolisian oleh ibu korban. Setelah itu, katanya, ZM tidak pulang ke rumah. Pihaknya mendapatkan informasi bahwa ZM kabur.
“Kami belum memanggil ZM untuk dimintai keterangan sebagai terlapor karena dia sudah kabur sebelum dipanggil,” ucap Andrio.
Andrio mengatakan bahwa sejak dilaporkan ke kepolisian, ZM tidak pulang ke rumah. Ia menyebut bahwa ZM ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon setelah menghilang beberapa hari.
Sementara itu, Wali Nagari Situjuah Banda Dalam, Lakon Siska, mengatakan bahwa ZM tinggal bertiga dengan istri dan anaknya di rumah mereka di Jorong Tangah Padang. Ia menyebut bahwa korban merupakan siswi kelas 2 sekolah setingkat SMA.
Sejak ZM menghilang, kata Lakon, kepala jorong dan warga siang malam mencari ZM, tetapi tidak menemukannya. Ia menyebut bahwa ZM ditemukan kemarin tergantung di sebuah pohon dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Polsek Situjuh Limo Nagari, AKP Hendra, mengatakan bahwa ZM ditemukan tergantung di sebuah pohon di ladang pinang di Jorong Tangah Padang, Nagari Situjuah Banda Dalam, pada Jumat (27/3/202) sekitar pukul 13.30 WIB.
Perihal penemuan mayat ZM, Hendra menceritakan bahwa petani bernama Bujang, warga Jorong Talaweh, Nagari Situjuah Banda Dalam, menemukan ZM saat hendak mengambil pinang dengan istri dan anaknya. Saat duduk minum sejenak, Bujang diberi tahu oleh istrinya bahwa ada orang yang sedang melihat mereka.
“Ujang lalu melihat orang yang melihat dirinya dan istrinya. Ujang lalu melihat bahwa orang itu tergantung di pohon alpukat dalam keadaan meninggal dunia,” ucap Hendra.















