“Berdasarkan pemeriksaan ketika berada di Harau pria itu tidak terbukti sama sekali sebagai pelaku yang diduga begal bermodus pocong,” ujarnya.
Setelah pemeriksaan di Agam, kata Yusmedi, pria tersebut sempat dibawa ke Dinas Sosial Agam. Namun, kepolisian di daerah itu tidak mengetahui bagaimana pria tersebut kemudian bisa berada di wilayah Harau.
“Saat diamankan di Harau, pria tersebut tidak membawa barang-barang mencurigakan. Kami hanya menemukan sebuah tas kecil berwarna hitam yang dibawanya,” tutur Yusmedi.
Karena keterangan yang diberikan pria itu tidak jelas dan sering melantur, kata Yusmedi, pihaknya membawa pria tersebut ke Dinas Sosial Lima Puluh Kota untuk penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini pihaknya belum mengetahui identitas dan asal sebenarnya pria tersebut.















