Setibanya di Jalan Letnan Darlis, RS yang datang dari belakang dengan sepeda motor sendiri langsung menusuk perut kanan korban dengan menggunakan sebilah pisau sepanjang sekitar 15 sentimeter.
Setelah RS menusuk ITP, Z bertanya kepada RS alasannya menusuk korban. RS menjawab, “Nanggung. Kita bakal dicari polisi juga.”
Tusukan tersebut membuat sepeda motor oleng hingga korban dan pelaku terjatuh.
Saat kejadian, Bayu bersama istrinya melintas dan langsung melerai pertengkaran tersebut. Bayu menahan RS agar tidak menusuk ITP untuk kedua kalinya.
“Setelah kejadian itu, Z bersama pacarnya dan RS melarikan diri ke arah Terminal Bareh, sedangkan korban ditinggalkan di lokasi kejadian,” tutur Daslucky.
Karena mengalami luka, kata Daslucky, korban kemudian berjalan kaki pulang ke rumah. Setibanya di rumah, korban pingsan. Korban kemudian dibawa istrinya ke Rumah Sakit Tentara untuk mendapatkan perawatan.
Dua Tersangka Ditangkap
Setelah beberapa bulan mencari ketiga pelaku, kata Daslucky, pihaknya mendapatkan informasi mengenai keberadaan RS di Dharmasraya. Pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, pihaknya berkoordinasi dengan Tim Polres Dharmasraya. Dari koordinasi tersebut, tim gabungan menangkap RS.
Sementara itu, kata Daslucky, SB ditangkap di Kota Solok pada Kamis (20/8/2026) karena memakai sabu-sabu. Adapun Z, katanya, masih diburu.
















