Firdaus juga memastikan luapan air sungai tidak sampai masuk atau merusak permukiman penduduk di sekitar aliran sungai.
“Air tidak sampai meluap ke permukiman warga karena kondisi alur Batang Aie Kasiak saat ini sudah jauh lebih dalam, sekitar 5 hingga 6 meter, dan lebih lebar, mencapai 10 meter, dibandingkan kondisi sebelumnya,” ucap Firdaus.
Sebagai langkah antisipasi susulan, kata Firdaus, pemerintah nagari langsung menerjunkan tim khusus untuk melakukan pengawasan di sepanjang alur sungai. Langkah tanggap darurat tersebut dijalankan sesuai dengan prosedur penanggulangan bencana yang telah diterapkan di Nagari Bukik Batabuah.
“Nagari sudah memiliki tim siaga yang otomatis bergerak melakukan pemantauan lapangan apabila hujan deras tercatat berlangsung lebih dari dua jam,” tutur Firdaus.
















