Kabarminang — Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Padang–Indarung, kawasan Jembatan Padang Besi RT 01 RW 01, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Dalam peristiwa itu, empat orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat.
Kalaksa BPBD Padang Hendri Zulviton, mengatakan, tabrakan tersebut melibatkan lima kendaraan dengan delapan orang korban.
“Korban ada delapan orang. Empat orang dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat,” ujarnya.
Ia merinci, empat korban meninggal dunia terdiri dari pengemudi Toyota Rush bernama Arif Candra Efendi (40), warga Lubuak Lasih, Kota Solok. Kemudian Jhon Efendi (65), warga Simpang Rumbio, Solok, Hj Efrialita (57), warga Simpang Rumbio, Solok, serta seorang perempuan bernama Del (60), warga Singkarak, Solok.
Sementara korban luka berat yakni Syabi Budin (55), warga Labuah Tarok, Kota Solok, Deni Wati (47), warga Gunung Talang, Arma Linda (53), warga Labuah Tarok, Solok, serta Ahmad Doni (44), warga Gunung Talang, Solok.
“Seluruh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Semen Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas,” ujarnya.
Kronologi Kejadian
Hendri Zulviton mengatakan, kecelakaan bermula saat truk Hino bernomor polisi BM 9936 KU melaju dari arah Solok menuju Kota Padang. Sesampainya sebelum Jembatan Padang Besi, truk tersebut diduga mengalami rem blong dan menabrak Toyota Rush BA 2881 KYU dari belakang.
Kemudian, benturan itu membuat Toyota Rush terdorong dan menghantam bagian belakang truk BA 9522 JU yang berada di sisi kiri jalan. Setelah itu, truk kembali menabrak Toyota Kijang BA 1740 JG dari belakang dan kemudian menghantam Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ. Kemjudian, truk baru berhenti setelah menyeret Toyota Kijang hingga ke seberang jalan.
















