“Ketika itu perut sudah lapar, lutut sudah menggigil, badan sudah mendingin, mau tak mau harus ditempuh lagi. Kami terjang saja jalan berlumpur itu pakai motor karena sudah lapar,” katanya.
Perjalanan melewati jalan berlumpur tersebut tidak mudah. Motor yang mereka gunakan hampir terjatuh setelah melewati material kayu, batu, dan lumpur.
Pada malam tersebut, listrik PLN juga padam. Listrik baru kembali menyala pada Selasa (22/9/2026) pagi.
“Selasa pagi itu lampu sudah hidup, dan petugas mulai datang untuk membersihkan material banjir bandang,” ujarnya.





















