Kabarminang – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pariaman, Yosneli Balad, membuka pentas seni sekaligus melepas anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Pariaman yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD), Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang digelar di dua lokasi, yakni Aula TK Pembina Kota Pariaman dan Aula SMKN 2 Pariaman, berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari para siswa TK yang menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di hadapan orang tua serta para guru.
Dalam sambutannya, Yosneli Balad menegaskan pentingnya menciptakan proses transisi yang menyenangkan bagi anak-anak yang akan memasuki bangku SD. Menurutnya, masa peralihan dari TK ke SD merupakan fase penting yang harus dilalui dengan penuh kegembiraan dan rasa percaya diri.
“Masa beralih dari TK ke SD adalah fase krusial bagi anak. Kita harus memastikan mereka menyambut jenjang SD dengan perasaan gembira, penuh percaya diri, dan tanpa rasa takut. Jangan bebani mereka dengan tuntutan yang berlebihan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen mendukung program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Menurutnya, pendidikan anak usia dini harus lebih berfokus pada pembentukan karakter, kemandirian, dan kematangan emosional, bukan hanya kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung).
Yosneli juga menyebut pentas seni menjadi sarana penting bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan rasa percaya diri. Berbagai penampilan yang ditampilkan peserta berhasil menghibur dan memukau para hadirin.
“Selamat kepada anak-anak yang hari ini dilepas. Terima kasih kepada para guru atas dedikasi dan kasih sayang dalam meletakkan fondasi karakter anak. Kepada orang tua, teruslah mendampingi tumbuh kembang anak dengan pola asuh yang positif dan penuh kasih sayang di rumah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, mengapresiasi seluruh panitia, kepala sekolah, dan guru yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pentas seni dan pelepasan siswa TK bukan sekadar seremoni, melainkan wadah untuk menampilkan kreativitas serta membangun kepercayaan diri anak sejak usia dini.
“Pendidikan Anak Usia Dini adalah fondasi emas masa depan bangsa. Di sinilah karakter, kemandirian, dan kemampuan motorik anak dibentuk dengan penuh kesabaran. Hari ini adalah momen yang mengharukan sekaligus membanggakan karena anak-anak telah menyelesaikan satu fase penting dalam hidup mereka,” ujarnya.
Kegiatan pelepasan tersebut diikuti 334 anak TK. Sebanyak 84 peserta berasal dari TK Pembina Kota Pariaman yang mengikuti acara di Aula TK Pembina, sedangkan 250 peserta dari TK Aisyiyah se-Kota Pariaman mengikuti kegiatan di Aula SMKN 2 Pariaman.
Hertati berpesan agar orang tua terus memberikan dukungan terhadap perkembangan anak saat memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
“Kelulusan dari TK bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju pendidikan dasar. Teruslah dampingi tumbuh kembang mereka dengan penuh kasih sayang. Jangan memaksakan kehendak, tetapi fasilitasi bakat dan minat mereka yang mulai tumbuh. Sinergi antara sekolah dan orang tua adalah kunci utama keberhasilan pendidikan anak,” tuturnya.
















