Kabarminang – Pemerintah Kota Padang melalui Surat Edaran Wali Kota mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang untuk mulai merencanakan ibadah qurban melalui program Tabungan Qurban yang disediakan oleh Bank Nagari.
Imbauan ini menjadi langkah konkrit Pemko Padang dalam menunjang kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan berbasis ibadah.
Sebagai tindak lanjut, Bank Nagari bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang menggelar kegiatan sosialisasi program tersebut pada Kamis (21/8), bertempat di Ruang Rapat Lantai 4 Bank Nagari. Acara ini diikuti oleh seluruh bendahara dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang.
Dalam sambutannya, Kepala BPKAD Kota Padang, Raju Minrova, menyampaikan apresiasi kepada Bank Nagari atas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan sosialisasi. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah awal dalam mendorong ASN untuk lebih terencana dalam melaksanakan ibadah qurban.
“Kami berharap seluruh ASN dapat membuka rekening Tabungan Qurban dan mulai menyisihkan dana sejak dini. Dengan adanya tabungan ini, ibadah qurban akan lebih terprogram dan tidak hanya terkonsentrasi pada bulan Dzulhijjah saja,” ujar Raju.
Sementara itu, Pemimpin Divisi Usaha Syariah Bank Nagari, Heri Fitrianto, menyambut baik inisiatif Pemko Padang. Ia menyatakan bahwa Bank Nagari siap memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan ibadah dan muamalah masyarakat melalui produk-produk berbasis syariah.
Pemimpin Cabang Bank Nagari Pasar Raya, Hendri Gozari, juga menyatakan kesiapan timnya untuk mempercepat proses pembukaan rekening Tabungan Qurban di masing-masing OPD. “Kami siap jemput bola agar prosesnya lebih mudah dan cepat,” ungkap Hendri.
Dalam sesi pemaparan, Randi Zainawar dari Divisi Usaha Syariah Bank Nagari menjelaskan secara rinci mengenai produk Sikoci Qurban, yaitu tabungan yang dirancang khusus untuk mendukung pelaksanaan ibadah qurban. Tabungan ini memiliki saldo awal hanya Rp100.000 dengan fitur autodebet tanpa biaya, sehingga memudahkan masyarakat dalam menabung secara rutin.
“Tabungan ini membantu kedisiplinan dalam menyisihkan uang dan memastikan ibadah qurban dapat terlaksana secara terencana, aman, dan terjamin,” jelas Randi. Ia juga menambahkan bahwa program ini ke depannya akan diperluas ke daerah-daerah lain di Sumatera Barat.
Program Tabungan Qurban ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi ASN dan masyarakat luas dalam menunaikan ibadah qurban dengan lebih teratur dan terencana setiap tahunnya.