Kabarminang – Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menjajaki kolaborasi strategis dengan Japan Foundation untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran budaya.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat jejaring internasional UIN Imam Bonjol Padang sekaligus membuka peluang peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program akademik dan kebudayaan.
Penjajakan kerja sama itu dibahas oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang Martin Kustati dengan Direktur Japan Foundation Inami Kazumi, Senin (26/10/2026).
Martin menyebut, UIN Imam Bonjol Padang melihat sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan, terutama dalam pembelajaran bahasa Jepang, penelitian lintas budaya, serta pengenalan kebudayaan Minangkabau di tingkat internasional. Ia menyebut, kerja sama di bidang pendidikan juga diharapkan dapat memperluas akses mahasiswa terhadap pembelajaran bahasa dan studi Jepang.
“Kolaborasi ini berpotensi menjadi ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman akademik dengan perspektif yang lebih luas,” tuturnya.
Selain pendidikan, UIN Imam Bonjol Padang mendorong pengembangan penelitian lintas budaya yang melibatkan dosen. Salah satu bidang yang dapat dikaji adalah perbandingan budaya Jepang dan Minangkabau.
Kajian tersebut dapat mengeksplorasi berbagai nilai sosial dan kebudayaan, termasuk sistem kekerabatan matrilineal Minangkabau. Perspektif lintas negara dinilai dapat memperkaya pemahaman terhadap karakteristik kedua kebudayaan.
Peluang kerja sama juga mencakup pertukaran seni dan budaya, pendidikan bahasa Jepang, studi Jepang, kemitraan global, serta dukungan terhadap program hibah dan penelitian.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penguatan hubungan kelembagaan, tetapi berkembang menjadi program yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika.
“Kolaborasi ini diharapkan membuka kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk memperluas pengalaman akademik dan wawasan lintas budaya, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat internasional,” tuturnya.




















