Kabarminang – Banjir merendam sekitar 40 rumah warga di Jorong Harapan Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Jumat (23/10/2026). Banjir tersebut juga menyebabkan jembatan penghubung antarjorong putus.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Afrizal, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan banjir dari kepala jorong setelah kawasan tersebut diguyur hujan sejak sore.
“Berdasarkan informasi dari jorong, hujan di kawasan itu sejak pukul 16.00 WIB. Tidak lama setelah hujan, air Sungai Batang Tinggam meluap hingga merendam permukiman. Hujan deras terjadi sampai pukul 18.00 WIB,” ujar Afrizal.
Menurut Afrizal, ketinggian air yang merendam permukiman mencapai sekitar satu meter. Sebelum air makin tinggi, warga setempat telah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Afrizal menyebut bahwa banjir berkali-kali terjadi di kawasan tersebut jika hujan deras. Ia menyampaikan bahwa salah satu penyebab banjir di sana ialah kapasitas aliran Sungai Batang Tinggam yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.
“Kawasan itu jika sudah hujan deras selalu banjir. Sudah jadi kebiasaan bagi masyarakat karena aliran Sungai Batang Tinggam itu kecil sehingga ketika hujan deras aliran sungai tidak dapat menampung hujan lagi,” tutur Afrizal.
Selain merendam rumah, kata Afrizal, banjir menyebabkan jembatan penghubung Jorong Tinggam Harapan dengan Jorong Tombang, Nagari Sinuruik, putus sehingga tidak dapat dilalui.
Afrizal mengutarakan bahwa jembatan tersebut sudah lama tidak terawat dan berulang kali terdampak banjir. Berdasarkan keterangannya, kerangka jembatan terbuat dari besi, sedangkan lantainya menggunakan kayu.



















