“Kondisi jembatan sudah lama tidak terawat, sudah sering direndam banjir. Mungkin kerangkanya terbuat dari besi, tapi untuk lantainya terbuat dari kayu. Dilihat kondisinya saja tidak layak lagi,” ujarnya.
Di tengah banjir yang berulang, warga berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melakukan upaya penanggulangan agar kejadian serupa tidak terus mengancam permukiman mereka.
Afrizal mengatakan bahwa Salah satu upaya yang diharapkan warga adalah pengerukan sungai di belakang permukiman. Ia menyebut bahwa mereka berharap langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.
Afrizal mengatakan bahwa harapan warga tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar penanganan banjir di kawasan itu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Ia juga mengimbau warga agar tetap berhati-hati dan waspada apabila cuaca kembali memburuk. Ia meminta warga untuk menjaga keselamatan serta memperhatikan kondisi barang-barang di dalam rumah, termasuk kebutuhan sehari-hari dan peralatan elektronik yang terdampak banjir.
Afrizal menambahkan bahwa air sudah mulai surut dan hujan mulai reda meskipun gerimis masih turun.



















