Kabarminang – Kepala Jorong Ulu Sungai Indarung, Nagari Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, berinisial B, membantah keluhan sejumlah warga terkait penyaluran bantuan bibit bawang merah bagi petani terdampak galodo pada November 2025. Ia menyatakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Solok telah dibagikan kepada warga terdampak yang tercatat dalam pendataan.
Bantahan tersebut disampaikan B saat menanggapi pemberitaan mengenai sejumlah petani yang mengaku tidak menerima bantuan bibit bawang merah. Bantuan itu disalurkan di Jorong Ulu Sungai Indarung pada Minggu (18/10/2026).
Salah seorang warga yang mengeluhkan penyaluran bantuan tersebut adalah N (56). Ia mengaku lahan pertanian yang biasa digunakannya untuk menanam bawang merah terdampak galodo pada 27 November 2025. Namun, saat bantuan bibit disalurkan, ia tidak mendapatkan bagian.
Menanggapi hal itu, B membantah bahwa N termasuk warga yang terdampak bencana dan berhak menerima bantuan berdasarkan data yang dimilikinya.
“N tidak tercatat dalam data warga yang terdampak karena memang dia tidak terdampak,” ujar B kepada Sumbarkita, Senin (19/10/2026).
B menjelaskan, bantuan bibit bawang merah tersebut berasal langsung dari Pemerintah Kabupaten Solok. Bantuan itu, menurutnya, diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak galodo.
Ia mengklaim seluruh bantuan telah disalurkan kepada warga terdampak yang namanya tercantum dalam pendataan. Selain bibit bawang merah, ia menyebut bantuan yang dibagikan juga mencakup pupuk.
“Lah den bagian sadoe bantuan tu ka masyarakat ma, ang lai tinggi sekolah tapi pakak anjiang,” ujar B saat memberikan tanggapan kepada jurnalis Sumbarkita.





















