Kabarminang – Sebanyak 450 anak mengikuti Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik se-Kota Pariaman 2026 yang digelar pemerintah setempat di GOR Rajo Bujang, Jumat-Minggu (25-27/9/2026).
Adapun kategori yang diperlombakan meliputi 1 Juz Tilawah putra dan putri, 1 Juz Non-Tilawah putra dan putri, serta Hafiz Cilik putra dan putri.
Lomba tersebut dibuka Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Jumat (25/9/2026).
Dalam sambutannya, Yota Balad mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mengukur keberhasilan program Satu Rumah Satu Hafiz.
“Lomba ini tidak hanya sekadar ajang bertanding, tetapi bagian dari cara kita mencetak generasi yang Qur’ani dan berakhlak mulia. Hingga saat ini, pemantauan tim mencatat sudah ada sekitar 3.000 anak hafiz yang tersebar di Kota Pariaman. Kita ingin memastikan setiap rumah kelak memiliki minimal satu hafiz Al-Qur’an,” ujarnya.
Menurut Yota, keberadaan para hafiz tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Pariaman memperkuat visi kota yang beriman, saleh, dan berakhlak melalui program unggulan Pariaman Risalah.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru mengaji dan tenaga pendidik MDTA yang selama ini terlibat dalam pembinaan anak-anak penghafal Al-Qur’an. Pemko Pariaman, kata dia, telah merumuskan peningkatan kesejahteraan serta insentif bagi para pengajar agama untuk mendukung keberlanjutan pembinaan Al-Qur’an.
“Melihat tingginya antusiasme masyarakat, kita memberikan target lebih tinggi. Setelah suksesnya tingkat kota ini, nanti akan dilaksanakan Lomba Hafiz Tingkat Provinsi Sumatra Barat di Kota Pariaman, serta melanjutkannya menjadi agenda tahunan rutin,” tambahnya.
Yota mengatakan keberhasilan program Satu Rumah Satu Hafiz membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari ulama, guru, orang tua, MDTA hingga lembaga pendidikan Al-Qur’an.
Partisipasi masyarakat juga dinilai penting, terutama dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada anak sejak usia dini.
“Kami mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama kepada orang tua yang masih punya anak-anak, dari PAUD, TK, SD, mari kita memberikan pembelajaran Al-Qur’an supaya mereka bisa menjadi hafiz Al-Qur’an di Kota Pariaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik se-Kota Pariaman Tahun 2026, Elfis Chandra, menjelaskan sebanyak 450 peserta terbagi dalam sejumlah kategori. Rinciannya, 190 peserta mengikuti kategori Hafiz Cilik, 95 peserta kategori tilawah, dan 165 peserta kategori non-tilawah.
“Lomba Hafiz MDTA dan Hafiz Cilik Se-Kota Pariaman akan berlangsung selama tiga hari, mulai 25 s.d. 27 September 2026. Babak penyisihan dipusatkan di GOR Rajo Bujang, sedangkan babak Grand Final direncanakan bertempat di Halaman Balai Kota Pariaman,” ujarnya.





















