Kabarminang – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyalurkan sebanyak 513.000 liter air bersih kepada masyarakat selama periode 18 Agustus hingga 17 September 2026. Distribusi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah dampak El Niño dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, penyaluran air bersih tersebut dilakukan menggunakan 114 tangki air. Bantuan itu menjangkau sekitar 4.700 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 27 nagari dan dua sekolah di 10 kecamatan.
Distribusi air bersih menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat selama kondisi kekeringan. Ketersediaan air merupakan kebutuhan mendasar bagi rumah tangga, terutama ketika sumber air yang biasa digunakan warga mengalami keterbatasan.
Melalui penyaluran tersebut, Pemkab Dharmasraya berupaya membantu masyarakat memperoleh pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari. Jangkauan distribusi yang meliputi sejumlah kecamatan menunjukkan bahwa penanganan kekeringan dilakukan dengan menyasar wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.
Data distribusi mencatat, bantuan disalurkan ke berbagai nagari di Kabupaten Dharmasraya. Wilayah dengan jumlah distribusi terbanyak dalam infografis tersebut adalah Koto Baru, yakni 30 tangki, disusul Pulau Punjung sebanyak 19 tangki dan Tiumang sebanyak 17 tangki.
Sementara itu, distribusi lainnya mencakup Sitiung sebanyak 10 tangki, Koto Besar sembilan tangki, Timpeh sembilan tangki, Padang Laweh enam tangki, Koto Salak 11 tangki, Sungai Rumbai dua tangki, serta Asam Jujuhan satu tangki.
Adapun Kecamatan Sembilan Koto tercatat belum menerima distribusi dalam periode tersebut. Secara keseluruhan, penyaluran yang tercatat dalam infografis mencapai 114 tangki air bersih.
Pemkab Dharmasraya menyatakan distribusi air bersih merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah kekeringan. Upaya ini juga menjadi bagian dari respons daerah menghadapi dampak El Niño pada 2026.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau melaporkan kondisi kekeringan dan kebutuhan air bersih dapat menghubungi layanan pengaduan melalui nomor 0821 84 04 0576, sebagaimana tercantum dalam informasi resmi Pemkab Dharmasraya.
Pemerintah daerah diharapkan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan serta kebutuhan air di wilayah terdampak, sehingga penyaluran bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat di lapangan.





















