Kabarminang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan dan KONI Kabupaten Padang Pariaman meminta jadwal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) 2026 digeser dari Oktober ke November tahun ini.
Usulan tersebut disampaikan karena pencairan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) di daerah diproyeksikan baru terealisasi pada akhir September 2026. Sementara berdasarkan jadwal Panitia Besar (PB) Porprov XVI Sumbar, ajang olahraga multieven itu dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026.
Pelaksanaan Porprov 2026 menerapkan konsep tuan rumah bersama di 12 kabupaten dan kota dengan mempertandingkan 53 cabang olahraga. Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Kota Solok pada 2 Oktober, sedangkan Padang Pariaman ditunjuk sebagai lokasi penutupan pada 14 Oktober 2026. Kemudian Pesisir Selatan juga menjadi salah satu tuan rumah untuk dua cabang olahraga, yakni sepak takraw dan catur.
Ketua Umum KONI Kabupaten Pesisir Selatan, M. Adli, mengatakan, pihaknya menghadapi kendala waktu dalam mempersiapkan kebutuhan kontingen apabila pencairan APBD Perubahan baru terealisasi menjelang pelaksanaan Porprov.
“Pesisir Selatan merupakan salah satu dari sekitar 12 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang menghadapi kendala serupa terkait pencairan dana APBD Perubahan,” ujarnya kepada Sumbarkita, Selasa (15/9/2026).
Ia melanjutkan, pencairan dana APBD Perubahan di Kabupaten Pesisir Selatan baru diperkirakan selesai pada 29 atau 30 September 2026. Kondisi tersebut dinilai membuat waktu persiapan kontingen menjadi sangat terbatas karena pembukaan Porprov XVI dijadwalkan pada 2 Oktober 2026.
Ia menyebut, pengadaan kebutuhan atlet, mulai dari seragam, perlengkapan defile hingga kebutuhan logistik dan akomodasi, membutuhkan waktu serta harus mengikuti ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Dengan waktu yang hanya menyisakan beberapa hari setelah pencairan, tidak memungkinkan bagi kami untuk melakukan pengadaan kebutuhan atlet secara ideal dan sesuai aturan hukum,” ujarnya.



















